Berita


Redaktur Web
2018-08-21 10:08:25
PESERTA DIKLAT FUNGSIONAL CALON PENGAWAS IKUTI PEMBEKALAN SEBELUM OJT

BDKSURABAYA – Diklat Fungsional Calon Pengawas Madrasah dan Calon Pengawas PAI  Angkatan I yang diselenggarakan Balai Diklat Keagamaan Surabaya sejak 13 Agustus lalu, hari ini diakhiri dengan pemberian pembekalan dari Kepala Balai Diklat Keagamaan Surabaya, Muchammad Toha (21/08/2018). Berakhirnya proses pembelajaran di kelas tersebut bukan berararti menjadi tanda berakhirnya diklat, namun sebagai tanda bagi seluruh peserta untuk beranjak ke proses selanjutnya, yaitu on the job training (OJT) di unit kerjanya masing-masing.



Pad unit kerjanya, para peserta tersebut akan melakukan praktik supervisi akademik, supervisi manajerial,  penilaian kinerja guru (PKG) dan penilaian kinerja kepala sekolah (PKKS). Proses OJT tersebut akan berlangsung dari 23 Agustus sd. 22 September 2018. Pada tanggal 23 September peserta  akan kembali lagi ke Balai Diklat Keagamaan Surabaya untuk menjalani uji kompetensi berdasarkan hasil laporan saat OJT. Hasil uji kompetensi itulah yang menentukan kriteria kelulusan pada sertifikat yang akan diberikan kepada peserta.



Ketika memberikan pembekalan, Toha menguraikan bahwa profesi pengawas sangatlah dibutuhkan bagi kemajuan madrasah. Pengawas diharapkan mampu memberikan solusi atas masalah yang ada dalam madrasah, bukan justeru menambah masalah bagi guru dan kepala madrasah.  Dalam hal kompetensi, idealnya pengawas lebih kompeten dibanding guru dan kepala madrasah sehingga mampu memberikan bimbingan dan pembinaan. Pengawas yang baik menurutnya kehadirannya senantiasa diharapkan guru dan kepala madrasah. Jika kehadiran pengawas membuat guru dan kepala madrasah bingung dan tidak nyaman, hal tersebut sebuah indikator bahwa ia menjadi pengawas yang kurang baik.



Pembekalan yang berlangsung sekitar satu jam tersebut diikuti 70 peserta dan dihadiri pejabat eselon IV dan panitia dari Balai Diklat Keagamaan Surabaya. (AF).