Berita


PBSDP
2017-07-28 02:45:01
TOHA: BERILAH PENYULUHAN DENGAN CARA YANG BIJAK




BDKSURABAYA.kemenag.go.id – Penyuluh adalah sebagai  sosok yang  berperan strategis dalam menciptakan perdamaian dan keutuhan bangsa sehingga dalam menyampaikan penyuluhan mereka diharapkan menggunakan cara-cara yang bijak. Demikian pesan Kepala Balai Diklat Keagamaan Surabaya, Muchammad Toha ketika memberikan materi Kebijakan Diklat Teknis Kemenag kepada peserta Diklat di Wilayah Kerja (DDWK)  Penyuluh Agama Non PNS di Kankemenag Kab. Nganjuk.'Berilah penyuluhan dengan cara yang bijak,' pesanToha.




Dalam pandangan Toha cara yang bijak adalah cara-cara yang baik, yang tidak menimbulkan konflik, menyejukkan dan tidak menebar kebencian kepada kelompok atau golongan lain. Ia mencontohkan ketika penyebaran Agama Islam di Indonesia terutama di tanah Jawa, cara yang dipakai oleh Walisongo adalah cara-cara yang damai. Islam masuk melalui budaya sehingga masyarakat pada saat itu  tak terasa bahwa mereka sebenarnya diajak untuk mengikuti ajaran Agama Islam.



Menurutnya, saat itu Islam hadir di tengah masyarakat disertai perilaku dai atau  penyebar agama yang santun sehingga pantas dijadikan panutan. Maka keluhuran akhlak para dai juga akan menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Toha berharap agar para peserta yang notabene sebagai penyuluh atau dai mampu mencontoh walisongo dalam hal strategi dakwahnya dengan perwujudan yang berbeda.

Materi dakwah pun menurut Toha  perlu disampaikan dengan memperhatikan dampaknya bagi persatuan dan kesatuan bangsa. Dengan penyuluhan diharapkan justeru meningkatkan nasionalisme dan persatuan bangsa. Penyuluh adalah mengemban sebagian tugas Kemenag, sehingga  visi misinya harus sejalan degan visi misi Kemenag. (AF).