Berita


PBSDP
2017-06-12 14:11:48
AMIN MAHFUD BUKA DIKLAT DI BDK SURABAYA

BDKSURABAYA.kemenag.go.id – Sejumlah 5 angkatan  Diklat Penyuluh Non PNS, satu angkatan Diklat Peningkatan Kompetensi PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) dan Diklat Penyusunan Laporan Keuangan Berbasis Akrual dibuka di Balai Diklat Keagamaan Surabaya. Diklat yang diikuti oleh 175 penyuluh Agama Islam Non PNS, 35 PPK dan 35 orang penyusun laporan keuangan tersebut dibuka hari ini (12/06/2017) oleh Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur, Amin Mahfud.



Dalam sambutannya, ia menjelaskan bahwa diklat menjadi sangat penting bagi Aparatur Sipil Negara di lingkungan Kemenag karena dengan dilkat kompetensi  ASN akan meningkat sehingga mampu menjalankan tugasnya dengan baik dan benar. Bagi PPK diklat akan mampu meambah pengetahuan  tentang pengelolaan keuangan agar anggaran yang ada dapat digunakan sesuai dengan aturan yang berlaku sehingga tidak menambah persoalan dan terjerat masalah hukum.



Terkait dengan laporan keuangan berbasis akrual, Amin menguraikan bahwa laporan keuangan menjadi titik sentral untuk pertanggungjawaban anggaran dari APBN. Opini Badan Pemeriksa Keuangan terhadap  laporan keuangan Kemenag tahun 2016 adalah WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) dan hal tersebut menjadi prestasi bagi Kemenag padahal Kemenag  mempunyai satker terbesar dibandingkan kementerian lain.  Maka  diklat laporan keuangan berbasis akrual menjadi sangat penting untuk mempertahankan prestasi Kemenag.



Sedangkan kepada penyuluh Agama Islam Non PNS Amin menjelaskan bahwa kiprah penyuluh sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Mereka harus mampu menjadi uswah (contoh) di tempat tugas.. Saat ini bangsa mengalami disintegrasi, radikalisme dan masalah-masalah sosial lainnya sehingga butuh penyuluh agama. Ia menerangkan jika negara ingin aman maka berdayakan penyuluh. Amin berharap jika ada persoalan di masyarakat, maka penyuluh harus mengetahui terlebih dahulu.



Pada akhir sambutannya Amin berpesan agar peserta bisa bekerja dengan baik karena hal tersebut akan mmbawa berkah dan pada akhirnya akan membawa Kemenag menjadi kementerian yang bisa dibanggakan.



Diklat yang akan berlangsung selama 7 hari untuk penyuluh dan 6 hari untuk PPK dan penyusun laporan keuangan tersebut diikuti oleh ASN Kemenag Kab. dan Kota se-Jawa Timur(AF).



.