Berita


PBSDP
2017-05-18 11:10:40
GURU RA PUNYA PERAN STRATEGIS DALAM MEMBANGUN GENERASI

BDKSURABAYA.kemenag.go.id – Diklat Teknis Substantif Penugasan Tambahan Kepala Raudhatul Athfal (RA) yang berlangsung sejak 9 Mei lalu ditutup hari ini (18/05/2017) oleh Kepala Balai Diklat Keagamaan Surabaya, Muchammad Toha.



Dalam sambutan pengarahannya Toha menyampaikan bahwa  kepala RA adalah kepala sekolah yang paling berperan bagi perkembangan spiritual, intelektual dan emosional anak didik. Proses penanaman spiritual bermula dari anak usia dini, yaitu saat mereka belajar di RA. Demikian juga dengan pengenalan ilmu pengetahuan dan emosional anak. Semua bermula ketika mereka pada masa kanak-kanak. Karenanya, menurutnya Kepala RA mempunyai peran strategis dalam membangun generasi masa depan.



Kepada seluruh peserta, Toha berharap agar peran yang strategis tersebut dijalani dengan penuh integritas, menjunjung tinggi profesionalitas, bersikap inovatif dan bertanggung jawab. Kepala RA juga harus mampu menjadi teladan bagi anak didik dan guru-guru lainnya. Masa kanak-kanak menurutnya adalah masa peniruan sehingga sangat dibutuhkan keteladanan dari guru dan kepala RA. Jika 5 nilai budaya kerja tersebut benar-benar diterapkan dalam lingkungan pendidikan, apalagi dipendidikan tingkat RA, maka dapat dipastikan generasi Indonesia  mendatang akan terbentuk generasi yang beriman, cerdas, mandiri dan berakhlak mulia.



Upacara penutupan yang diikuti oleh 70 peserta yang berprofesi sebagai kepala RA dari Kantor Kemenag Kab. dan Kota se-Jawa Timur tersebut dihadiri oleh pejabat eselon IV dan panitia dari Balai Diklat Keagamaan Surabaya. (AF).