Berita


Redweb
2018-05-30 14:56:09
PESERTA DIKLAT KTI BELAJAR TENTANG PENELITIAN TINDAKAN KEPENGAWASAN

BDKSURABAYA -  Penelitian tindakan kepengawasan  merupakan  penelitian tindakan yang bertujuan untuk memperbaiki kinerja guru dan kepala madrasah. Hal tersebut tergantung pada fokus dari penelitian. Jika fokusnya adalah untuk supervisi akademik, maka penelitian tersebut bertujuan untuk memperbaiki  proses pembelajaran yang dilakukan guru, sedangkan jika fokusnya supervisi manajerial maka penelitian tersebut bertujuan untuk memperbaiki kinerja kepala madrasah/ sekolah. Demikian penjelasan Sholikin yang memberikan materi tentang penelitian tindakan kepengawasan pada Diklat Karya Tulis Ilmiah bagi Pengawas (30/05/2018).



Ia menjelaskan bahwa sebelum melakukan tindakan kepengawasan, peneliti terlebih dahulu  harus yakin bahwa maslaah yang ditemui di madrasah hanya bisa dilakukan dengan penelitian tindakan. Jika masalah tersebut bisa dilakukan dengan cara yang lain yang lebih efektif, maka  masalah yang ada diselesaikan dengan cara tersebut tanpa harus melakukan penelitian tindakan.



Menurut Sholikin, ada 4 siklus dalam penelitian tindakan kepengawasan., yaitu siklus perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Keempat siklus tersebut dilakukan secara berurutan,  sehingga tahapan perencanaan harus dilakukan paling awal, baru ke tahapan lainnya. Peneliti perlu bersikap disiplin dalam  mengikuti siklus yang telah ditentukan sebelumnya. Jika  hasil dari penelitian tindakalan tersebut ternyata kurang optimal, maka siklusnya perlu diulangi



Dalam melakukan tindakan kepengawasan, seorang pengawas perlu melibatkan pengawas lainnya dalam melakukan penelitian yang berperan sebagai peneliti pembanding. Hal tersebut bertujuan agar pemecahan masalah yang ada tidak muncul dari penilaian subyektif seorang pengawas.(AF).