Berita


Redaktur Web
2018-12-07 16:07:25

BDKSURABAYA – Diklat di wilayah kerja (DDWK)  yang diselenggarakan di 5 wilayah sejak 3 desember lalu ditutup secara serentak dengan upacara penutupan. Diklat tersebut terdiri dari DDWK Revolusi Mentalyang diselenggarakan di IAIN Jember dan IAIN Ponorogo, Diklat Teknis Substantif Hisab Rukyat  yang dilaksanakan din Kankemenag Kab. Tulungagung dan  Diklat Teknis Substantif Kompetensi Penyuluh Agama Non PNS yang diselenggarakan di Kankemenag kab. Sumenep dan Bondowoso. (07/12/2018).


Rata-rata pejabat yang menutup dan memberikan sambutan saat upacara penutupan menyampaikan terima kasih kepada Balai Diklat Keagamaan Surabaya karena telah memberikan kesempatan kepada Aparatur Sipil Negara pada unit kerjanya untuk ikut meningkatkan kompetensi  yang meliputi aspek pengetahuan, keterampilan dan sikap mental.  Mereka berharap  seluruh peserta bersedia menerapkannya dan menyebarkan ilmu yang diperoleh kepada rekan kerjanya.


Harapan besar khusus ditujukan kepada peserta Diklat Hisab Rukyat dan Penyuluh Agama Non PNS. Dengan pengetahuan yang diperoleh peserta Diklat Hisab Rukyat diharapkan berperan dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi umat muslim, terutama dalam penentuan  awal bulan dan penghitungan penanggalan Islam. Sedangkan untuk peserta Diklat Penyuluh Agama Non PNS diharapkan mampu menjadi penerang masyarakat, menyebarluaskan ilmu agama dan memahamkan masyarakat tentang syariat Islam sesuai dengan spesialisasi yang diampu.


Sementara itu,  panitia penyelenggara dari 5 wilayah tersebut melaporkan bahwa  diklat yang dilaksanakan dinilai sesuai dengan tujuan. Hal tersebut dilihat dari kompetensi peserta yang meningkat usai mengikuti diklat. (AF)