Berita


Redaktur Web
2019-02-23 09:56:00

BDKSURABAYA – Peran guru dalam dunia pendidikan sangatlah penting karena   mereka yang ikut berperan  dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Bahkan tidak ada posisi yang semulia guru. “Guru menempati posisi yang mulia,” tegas Kepala Balai Diklat Keagamaan Surabaya, Muchammad Toha ketika menutup 6 angkatan Diklat teknis yang diselenggarakan di Balai Diklat Keagamaan Surabaya, yaitu Diklat Teknis Substantif (DTS) Ujian Nasional (UN) IPA MTs Angkatan I dan II, DTS UN Matematika  MTs, UN Kimia MA, UN Bahasa Inggris MA dan UN Bahasa Indonesia MA (23/02/2019).


Begitu pentingnya peran guru, lanjut Toha,  maka ketika usai perang dunia kedua, orang di Jepang  berbondong-bondong mencari guru, bukan profesi lainnya. Mereka menganggap bahwa guru menjadi faktor pendukung kebangkitan Jepang dari keterpurukan. Nama guru di masyarakat dari dulu hingga kini, melekat di hati masyarakat sehingga dalam budaya masyarakat desa  guru dijadikan nama panggilan pada seseorang. Seringkali masyarakat memanggil nama orang dengan panggilan ‘Pak Guru” karena profesinya sebagai pendidik.


Di sisi lain, menurutnya, guru dituntut untuk berperilaku yang baik, apalagi guru madrasah. Guru yang mengajar di madrasah, perilakunya akan disororti oleh masyarakat, karena ada label madrasah di dalamnya. Madrasah dalam pandangan masyarakat adalah lembaga yang sarat dengan ilmu-ilmu agama sehingga gurunya diharapkan mempunyai perilaku yang mencerminkan nilai-nilai agama.  Maka guru madrasah menurut Toha diharapkan mempunyai standar perilaku yang lebih tinggi dibandingkan guru non madrasah. Di samping itu, ia menyampaikan  bahwa peran guru madrasah lebih berat dibanding guru lainnya, di sampaing mencerdaskan,  otak guru madrasah juga bertanggung jawab dalam menajamkan kalbu.


Pada kesempatan tersebut, Toha juga sangat mengapresiasi peran guru, sehingga bangsa ini baginya sangat berhutang budi pada guru. Nasib bangsa ini ke depan tergantung pada guru. Karenanya, di akhir sambutannya ia berpesan agar peserta menjadi guru yang profesioanal, berakhlak mulia dan senantiasa memperkaya ilmu pengatahuan dari berbagai sumber. (AF).