Berita


PBSDP
2017-05-30 11:10:15
IMAM: JADILAH ASN YANG PROFESIONAL DAN INOVATIF

BDKSURABAYA.kemenag.go.id –  Menjadi guru di madrasah perlu menjunjung tinggi profesionalisme. Hal tersebut dapat diwujudkan salah satunya melalui diklat. Dengan mengikuti diklat, para guru akan  bertambah ilmu pengetehuannya yang selanjutnya ditularkan kepada siswanya, demikian pernyataan Kasubbag Tata Usaha, Imam Sutikno ketika membuka 5 angkatan diklat di Balai Diklat Keagamaan Surabaya (30/05/2017).









Diklat yang diikuti oleh 175 orang peserta tersebut terdiri dari Diklat Teknis Fungsional Peningkatan Kompetensi (DTFPK) Guru kelas MI, DTFPK Guru Mapel Bahasa Inggris MTs,   DTFPK Guru  Mapel Matematika MTs,  dan DTFPK Guru Mapel IPS MTs dan Diklat Teknis Substantif Peningkatan Kompetensi Tim Penilai Angka Kredit Guru.









Lebih lanjut Imam menjelaskan bahwa profesionalitas menjadi salah satu 5 nilai budaya kerja Kemenag yang perlu diterapkan ASN ketika bertugas, tak terkecuali guru.  Guru yang profesional menurutnya adalah mereka yang mempunyai kemampuan dalam bidang yang digeluti, bertanggung jawab sesuai dengan tugas dan fungsinya serta komitmen terhadap profesi yang disandangnya. Di samping itu guru juga perlu bersikap inovatif. Inovatif dalam pandangan Imam  sangat diutuhkan bagi ASN, terutama bagi guru. Tanpa inovasi guru akan menoton dalam mengajar sehingga akan mengurangi tingkat ketertarikan siswa terhadap proses belajar. Padahal tuntutan bagi guru saat ini adalah sosok guru yang menyenangkan agar kehadirannya ditunggu-tunggu oleh siswanya. “Jadilah ASN yang profesional dan inovatif,” demikian pesan Imam.









Acara pembukaan yang diikuti oleh pejabat eselon IV, panitia pelaksana dan peserta tersebut  berlangsung singkat namun tak mnegurangi essensi dari kegiatannya. Direncanakan diklat tersebut akan berlangsung selama 12 hari atau ditutup pada 10 Juni mendatang.(AF).