Berita


Redaktur Web
2018-07-18 09:59:42
ANI BERIKAN MATERI MODEl DAN METODE PEMBELAJARAN

BDKSURABAYA - Model memegang peranan penting dalam pembelajaran, karena dengan model tersebut tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan baik.   Model adalah kerangka konseptual yang digunakan sebagai pedoman dalam pembelajaran yang disusun secara sistematis untuk mencapai tujuan pembelajaran. Demikian penjelasan Ani Nur Hidayati, widyaiswara Balai Diklat Keagamaan Surabaya. (17/07/2018).







Ia menjelaskan bahwa dalam  menentukan model pembelajaran akan sangat dipengaruhi oleh kompetensi dasar, tujuan yang alkan dicapai, karakteristik materi, kemampuan peserta didik, sarana dan prasarana serta kemampuan guru. Tidak semua model pembelajaran tepat digunakan untuk semua kompetensi dasar atau materi pembelajaran. Oleh karena itu, guru harus mampu dituntut melakukan analisis rumusan pernyataan di dalam setiap kompetensi dasar (KD).







Terdapat tiga model pembelajaran yang biasa digunakan dalam kurikulum 2013 (K-13), yaitu, pertama model pembelajaran penemuan (discovery learning). Discovery learning menurut Ani adalah sebuah model pembelajaran  yang melibatkan individu (siswa) dalam penggunaan proses mentalnya untuk menemukan beberapa konsep dan prinsip.







Yang kedua, model pembelajaran problem based learning, yaitu merupakan model pembelajaran yang menggunakan berbagai kemampuan berpikir peserta didik secara individu maupun kelompok  dengan cara menghadapkan siswa pada permasalahan yang terjadi dalam lingkungan nyata  sehingga siswa terbiasa berpikir kritis dan terbisa dengan pemecahan permasalahan. Lingkungan nyata tersebut  memiliki makna yang relevan dan kontekstual.







Ketiga, model pembelajaran project based learning, yang merupakan model pembelajaaran dengan menggunakan proyek nyata dalam kehidupan yang ddsasarkan pada mortiivasi tinggi, pertanyaan menantang dan tugas-tugas untuk membemtuk penguasaan kompetensi yang dilakukan secara kerja sama dalam upaya memecahkan masalah.



Ketiga model tersebut dapat diterapkan dengan mengikuti sintak/urutan yang ada. Untuk discovery learning, urutannya adalah pemberian rangsangan (stimulation), pernyataan/ identifikasi masalah (problem statement, pengumpulan data (data collection, pembuktian (verification), menarik kesimpulan (generalization)



Pada problem based learning, urutan prosesnya adalah mengidentifikasia masalah, menetapkan masalah, mengembangkan solusi, melakukan tintdakan strategis dan melihat ulang dan mengevaluasi. Sedangkan project based learning urutan prosesnya terdiri dari penentuan pertanyaan mendasar (start with the essential question), mendesain perencanaan proyek, menyususn jadwal (create a schedule), memonitor peserta didik dan kemajuan proyek ( monitor the student and the  progress of the project), menguji hasil (access the outcome) dan mengevaluasi pengalaman (evaluate the experience).



Sedangkan tentang  metode pembelajaran Ani menjelaskan bahwa metode pembelajaran adalah sebagai cara yang digunakan untuk mengimpelementasikan rencana yang telah disusun dalam pembelajaran nyata dan praktis utuk mencapai tujuan pembelajaran. (AF).