Berita


Redweb
2018-03-01 11:51:06
DIKLAT PENYULUH AGAMA NON PNS DAN RPP AKAN DIBUKA SERENTAK DI 6 DAERAH

BDKSURABAYA.kemenag.go.id -  Setelah menyelenggarakan  diklat Revolusi Mental dan  Diklat Penyusunan RPP bagi Guru MTs  di  delapan daerah di Jawa Timur, BDK Surabaya kembali akan menyelenggarakan diklat di daerah  secara serentak di 6 Kankemenag, yaitu Kankemenag Kab. Bangkalan, Kediri, Jombang, Bojonegoro, Situbondo dan Bondowoso. (01/03/2018).



Diklat tersebut berujud Diklat Teknis Substantif Peningkatan Kompetensi Penyuluh Agama Non PNS dan Diklat Teknis Substantif Penyusunan RPP bagi Guru MTs. Kegiatan tersebut  diadakan dengan tujuan  untuk meningkatkan kompetensi para penyuluh agama non PNS dan  Guru MTs agar mampu menjalankan tugasnya secara profesional.  Dengan diklat tersebut diharapkan masyarakat semakin memahami agama dan menerapkan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari. Di sisi lain, proses pembelajaran di madrasah akan lebih efektif karena para gurunya memahami bagaimana menyusun RPP yang baik.



 Diklat Teknis Substantif Peningkatan Kompetensi Penyuluh Agama Non PNS akan dislenggarakan di Kankemenag Kab. Bangkalan, Kediri dan Jombang. Sedangkan Diklat Teknis Substantif Penyusunan RPP bagi Guru MTs akan diselenggarakan di Kankemenag Kab. Bojonegoro, Situbondo dan Bondowoso.  Kedua kegiatan tersebut akan dilaksanakan selama 6 hari, dimulai tanggal 5 maret dan akan berakhir 10 Maret 2018.



Kegiatan yang akan ditangani oleh panitia dan widyaiswara dari Balai Diklat Keagamaan Surabaya tersebut  akan diikuti oleh 35 orang peserta  pada tiap Kankemenag. Mereka akan mengikuti proses pembelajaran selama 6 hari dan mendapatkan materi yang terdiri dari materi dasar, inti dan penunjang sesuai dengan jenis diklat yang diikuti. Sebelum mengikuti diklat, peserta tersebut didaftarkan sebagai peserta melalui aplikasi SIMDiklat yang dapat diakses secara online oleh Admin Unit SIMDiklat pada Kankemenag setempat.(AF).