Berita


PBSDP
2017-08-07 14:33:35
ASMAWATIE BERIKAN MATERI SUPERVISI AKADEMIK PADA DIKLAT CALON KEPALA MADRASAH

BDKSURABAYA.kemenag.go.id – Supervisi Akademik  menjadi salah satu materi inti dari Diklat Pembentukan Pembekalan Calon Kepala Madrasah di Balai Diklat Keagamaan Surabaya. Materi tersebut diberikan agar peserta mempunyai pengetahuan yang utuh tentang supervisi akademik sekaligus mampu menerapkan bagaimana melakukan supervisi  dalam proses pembelajaran dengan benar. 



Menurut Asmawatie Rosyidah, widyaiswara Balai Diklat Keagamaan Surabaya, supervisi akademik  menjadi salah satu kompetensi yang harus dimiliki oleh Kepala  Madrasah. Seorang kepala madrasah idealnya mampu memberikan bimbingan yang berkelanjutan kepada guru  berkenan dengan proses pembelajaran di kelas sehingga akan berdampak pada kualitas anak didik di madrasah.



Dalam melakukan supervisi akademik, Asmawatie berpandangan bahwa kepala sekolah perlu menerapkan prinsip ilmiah (scientific), kerjasama, demokratis, konstruktif dan kreatif.  Prinsip scientific, artinya dalam melakukan supervisi hendaklah berdasar pada data yang nyata, menggunakan instrumen dan indikator yang terukur dan kegiatan supervisi dilakukan secara sistematis dan kontinyu.



Dalam prinsip kerja sama, guru diperlakukan sebagai mitra kerja sehingga bisa berbagi ide, pengalaman, memberi dorongan dan memotivasi guru agar tumbuh dan berkembang. Supervisi juga dilakukan dengan prinsip demokrasi yang mengedepankan hubungan antar manusia dan memposisikan guru sebagai insan yang bermartabat, menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan penuh dengan kehangatan. Pemberian umpan balik dan hubungan dua arah juga dikembangkan dalam prinsip demokratis.



Dalam penjelasan Asmawatie, prinsip konstruktif diterapkan dengan tujuan  untuk membantu guru agar mereka bisa menolong dirinya sendiri dengan cara menunjukkan hal-hal positif yang ada  pada guru menjadi sebuah kekuatan untuk berkembang. Supervisi dilakukan juga perlu menimbulkan kreativitas bagi guru untuk meningkatkan klalitas pembelajaran.



Materi Supervisi Akademik yang disampaikan Asmawatie tampak diminati peserta. Rata-rata peserta antusias dalam pembelajaran karena materinya disampaikan dengan  taknik ceramah, role playing dan pemberian tugas. Teknik tersebut juga semakin membuat peserta memahami substansinya.(AF).