Berita


Redaktur Web
2018-03-15 01:13:42
AZIZ: KETELADANAN BISA DIMULAI DARI DIRI SENDIRI

BDKSURABAYA – Keteladanan menjadi salah satu nilai dari 5 nilai budaya kerja Kementerian Agama. Nilai keteladanan tersebut menjadi sangat penting pada saat ini karena di samping  keteladanan menjadi  nilai yang demikian langka,  kebanyakan orang akan menganggap bahwa keteladanan harus dimulai dari seorang pemimpin. Memang pendapat tersebut benar, namun  untuk kondisi sekarang, seseorang bisa menjadi teladan, tidak harus menjadi pemimpin terlebih dahulu. Demikian uraian Aziz, seorang PNS Balai Diklat Keagamaan Surabaya saat diwawancarai tentang keteladanan. (15/03/2018).





Sikap keteladanan bagi Aziz, harus dipunyai oleh setiap pegawai. Dengan sikap tersebut, seorang pegawai akan didorong untuk selalu berperilaku baik, tanpa harus mendapatkan perintah atau contoh model perilaku dari pemimpin.  “Tidak harus menunggu pemimpin, untuk menjadi baik, keteladanan  bisa dimulai dari diri sendiri,” ujar Aziz. Dengan sikap seperti itu, menurutnya akan mampu mencetak pegawai  dengan pribadi-pribadi yang unggul.





Menurutnya, semangat untuk menjadi teladan harus selalu ada dalam pegawai  dalam posisi apapun. Meskipun sangat ideal jika keteladanan dimulai dari seorang pemimpin, namun menjadi pribadi yang mandiri dalam bersikap baik, itu lebih utama daripada menunggu contoh dari pemimpin selanjutnya baru bersikap baik.Untuk menjadi teladan, seorang pegawai sebaiknya mematok standar tertinggi untuk sebuah perilaku, artinya berusaha untuk mencapai perikau yang ideal, yang biasanya ditunjukkan dengan sikap taat pada aturan tertentu, memegang teguh nilai-nilai universal dan nilai-nilai agama. (AF).