Berita


PBSDP
2017-08-24 12:28:32
KA BADAN TUTUP 5 ANGKATAN DIKLAT

BDKSURABAYA.kemenag.go.id – Lima angkatan diklat teknis yang diselenggarakan di Balai Diklat keagamaan Surabaya, terdiri dari Diklat Teknis  Fungsional Peningkatan Kompetensi  (DTFPK) Guru Mata Pelajaran (Mapel)  Matematika Madrasah Aliyah (MA)  Tingkat Menengah, DTFPK  Guru  Mapel Fiqih Madrasah Tsanawiyah Tingkat Menengah, DTFK Guru Mapel Bahasa Inggris  MA Tingkat Menengah,  DTSFK Guru Mapel Fisika MA Tingkat Menengah dan  Diklat Teknis Substantif Peningkatan Kompetensi Publikasi Ilmiah MA ditutup oleh Kepala Badan (Ka Badan)  Litbang dan Diklat Kemenag RI, Abdurrahman Mas’ud (24/08/2017).



Dalam sambutannya  Ka Badan menyampaikan bahwa   literasi harus menjadi budaya di madrasah, karena dengan kemampuan literasi yang baik, anak didik akan dapat memahami pengetahuan secara  utuh. Menurutnya masalah pembelajaran saat ini adalah  abainya  umat Islam terhadap perintah iqra’, seperti yang tercantum dalam memenya: “Akar utama masalah pembelajaran dunia Islam adalah abainya  umat terhadap perintah iqra’. Pusat intelektualisme sudah lama berpindah dari dunia Islam karena budaya ini tidak dinomorsatukan oleh umat meski  merupakan perintah pertama Pencipta jagat akhirat.”



Keberhasilan pendidikan menurutnya sangat ditentukan oleh seorang guru. Di tangan guru lah anak didik akan mampu  berkembang dan menjadi pribadi yang baik. Dalam pandangannya, guru  yang ideal adalah mereka yang bisa menjadi panutan anak didiknya. Karenanya Ka Badan menyampaikan meme “guru yang berhasil adalah tokoh panutan yang melahirkan anak didik yang cinta baca, membudayakan iqra’ dan belajar mandiri, semangat menliti (spirit of enquiry).”



Pada kesempatan tersebut Ka Badan juga memutarkan video tentang guru inspiratif. Seluruh peserta menikmati tayangan video tersebut hingga berakhir.



Upacara penutupan yang  berlangsung  hampir satu jam tersebut dihadiri oleh Kepala Balai Diklat Keagamaan Surabaya, Muchammad Toha, pejabat eselon IV, koordinator widyaiswara dan seluruh panitia pelaksana. (AF).