Berita


Redweb
2018-05-29 16:50:03
KHOMSATUN BERIKAN TIPS CARA  BUAT KTI YANG BAIK

BDKSURABAYA – Kompetensi membuat  karya tulis  ilmiah (KTI) sangat dibutuhkan bagi pengawas madrasah. Di samping  membuat KTI menjadi kemampuan yang harus dimiliki sebagai seorang pengawas yang professional,   KTI   menjadi komponen dalam penilain angka kredit pengawas (29/05/2018).





Untuk itulah materi teknik penulisan KTI menjadi  salah satu materi inti dari Diklat KTI bagi Pengawas. Materi yang disampaikan oleh Khomsatun, dosen Universitas Muhammadiyah Malang tersebut menjadi  materi  yang sangat menarik bagi peserta.  Khomsatun menjelaskan dengan gamblang teori pembuatan KTI sampai dengan bagaimana mengambil tema yang sesuai dengan ketertarikan peserta.  Ia menguraikan bahwa membuat KTI itu sangat mudah. Untuk membuat KTI yang ideal peserta harus berangkat dari permasalahan yang dihadapi, yaitu adanya ketimpangan antara yang seharusnya dengan yang nyata terjadi. Selanjutnya baru membuat judulnya.





Secara sederhana Khomsatun menguraikan tips bahwa membuat KTI bisa diawali dari ketertarikan peserta tentang sesuatu hal, keprihatinan peserta tentang sebuah fenomena dan sumbangan pemikiran yang akan diberikan  peserta terhadap fenomena yang dihadapi.  Dari ketiga poin tersebut , dengan mudah seorang penulis akan mampu membuat KTI.





Menurutnya, KTI bisa berujud hasil penelitian atau pikiran kratif terhadap suatu hal yang memuat secara sistematis, latar belakang, permasalahan, fokus, tujuan dan manfaat, metode, teknik analisis, pembahasan dan kesimpulan & saran.





Peserta tampak begitu antusias mengikuti materi dari pengajar. Beberapa peserta terlibat secara aktif dalam tanya jawab untuk memastikan bahwa pemahamannya benar.  Hasil akhir dari materi tersebut, peserta diminta untuk membuat judul penelitian beserta pendekatan yang akan dilakukan. Judul tersebut dibuat berdasar pada permasalahan yang dihadapi peserta pada tempat tugasnya. (AF).