Berita


PBSDP
2017-06-10 11:12:24
TOHA: BANGGALAH  MENJADI GURU

BDKSURABAYA.kemenag.go.id -  Kebanggaan terhadap profesi akan menjadi motivator bagi seorang ASN untuk berprestasi. Jika  seorang ASN tidak bangga terhadap profesinya dapat dipastikan ia tak akan berprestasi.  Demikian   penggalan sambutan pengarahan Kepala Balai Diklat Keagamaan Surabaya, Muchammad Toha  ketika menutup empat angkatan diklat  yang diselenggarakan di Balai Diklat Keagamaan Surabaya, yaitu diklat Guru Kelas MI, Guru Bahasa Inggris MTs, Guru matematika MTs dan Guru IPS MTs (10/06/2017). “Banggalah menjadi guru, jika anda tidak bangga terhadap atribut yang ada , maka anda tak akan berprestasi,” urai Toha.



Selanjutnya ia menyatakan bahwa guru madrasah lebih berperan dibandingkan guru di sekolah karena guru madrasah tidak hanya diberi tanggung jawab mencerdaskan akal namun juga menajamkan qolbu (hati). Maka tanggung jawab yang berat berada pada guru madrasah. Disamping bertanggung jawab terhadap praofesinya,  menurut Toha, mereka harus bisa menjadi teladan di masyarakat sehingga perlu  menjaga akhlaknya. Perilaku yang kurang baik pada guru madrasah, dalam pandangan Toha akan menjadi sorotan masyarakat.



Menurutnya, predikat sebagai guru madrasah akan dipandang masyarakat sebagai sosok yang mumpuni (serba bisa). Karenanya, mereka diharapkan mempunyai pengetahuan tentang agama meskipun di madrasah tidak mengajar mata pelajaran agama. Predikat “guru madrasah” akan mendapatkan penilaian khusus dari masyarakat  dan seringkali menerima peran yang terkait dengan masalah agama, seperti mendapat tugas untuk berdoa dalam sebuah acara.



Sebagai guru madrasah menurut Toha perlu mempunyai inovasi dan kreativitas dalam mengajar sehingga anak didik  akan termotivasi untuk belajar. Mereka juga dituntut mampu mengaitkan  nilai-nilai agama dengan mata pelajaran umum yang diampu sehingga tujuan dari proses pembelajaran akan terwujud.



Upacara penutupan yang menjadi tanda berakhirnya kegiatan tersebut  berlangsung semarak. Tepuk tangan peserta senantiasa mengiringi sambutan pengarahan dari Kepala Balai Diklat Keagamaan Surabaya.(AF).