Berita


Redaktur Web
2018-09-11 14:11:17
LUTFI: ANGGOTA TIM KERJA PERLU MEMAHAMI TUGASNYA

BDKSURABAYA – Balai Diklat Keagamaan (BDK) Surabaya  senantiasa membentuk tim untuk menangani kegiatan diklat.  Namun terkadang anggota tim kurang menyadari pekerjaannnya sehingga memberatkan anggota lain. Demikian penuturan Lutfi, Aparatur Sipil Negara BDK Surabaya yang bertugas sebagai pengelola BMN.(11/09/2018)


Menurutnya pekerjaan dalam tim akan dapat selesai   sesuai dengan jadwal yang ditentukan jika antar anggota tim memahami tugasnya masing-masing. Tanpa hal itu, pekerjaan kepaniitiaan akan terhambat. Bahkan bisa jadi akan timbl konflik hubungan antar anggota tim jika ada sebagian anggota yang tidak berkinerja. “Anggota tim perlu memahami tugasnya,” ujar Lutfi.


Baginya pemahaman dan pengertian anggota untuk berkinerja menjadi modal awal bagi tim agar sukses menangani diklat. Sayangnya tidak semua orang memahminya, bahkan ada yang  merasa senang jika pekerjaannya dikerjakan orang lain. Padahl mereka juga akan menerima kompensasi yang sama, berupa honor atau uang harian jika ditugaskan ke daerah.


Untuk meningkatkan pemahaman akan kerja tim, menurut Lutfi perlu adanya komitmen dari setiap anggota untuk bekerja menyukseskan pekerjaan tim. Komitmen tersebut perlu ditekankan oleh ketua tim, sedangkan ketua tim menjadi role model dalam  tim. Ia perlu menjadi teladan bagaimana bekerja dalam tim dan bagaimana bersikap dan berperilaku untuk kesuksesan tim. Di samping itu, perlu adanya kontrol dari ketua tim kepada pekerjaan anggotanya. Meskipun anggota tim adalah orang yang sudah dewasa, namun untuk masalah pekerjaan, perlu adanya pengawasan dan evaluasi. Hal tersebut bertujuan untuk memastikan bahwa anggotanya semua berkinerja dan menjalankan tugasnya dengan benar.(AF)