Berita


Redaktur Web
2019-06-20 01:00:50
PESERTA DIKLAT PENYULUH TERIMA MATERI KOMUNIKASI PENYULUHAN AGAMA

BDKSURABAYA -  Komunikasi memiliki fungsi penting dalam praktik penyuluhan. Jika  komunikasi tidak efektif, maka pesan yang disampaikan oleh seorang penyuluh tidak akan mampu diterima dengan baik oleh penerima pesan  atau pesan yang disampaikan akan mengalami makna yang bias, sehingga tujuan dari kegiatan penyuluhan tak akan tercapai. Demikian penjelasan Siti Zbaidah ketika memberikan materi Komunikasi Penyuluh Agama di Kankemenag Kab. Blitar (20/06/2019).


Tujuan dari pemberian materi komunikasi penyuluh agama tersebut adalah agar peserta memahami konsep dasar dan proses komunikasi penyuluhan agama serta mampu menganalisis komponen-komponen dalam menyusun strategi komunikasi penyuluhan agama. Selanjutnya peserta  mampu mensimulasikan komunikasi penyuluhan yang efektif.




Pembelajaran tersebut berlangsung diawali dengan  ceramah. Dalam uraiannya, Zubaidah menerangkan bahwa syarat sebuah komunikasi adalah ada komukator, komunikan dan pesan.  Sedangkan komunikasi dapat dikatakan tepat akan tergantung dari keterampilan komunikasi antara komunikator dan komunikan, perilaku, tingkat pengetahuan dan tingkat sosial budaya.




Ia melanjutkan bahwa komunikasi verbal dapat dikatakan efektif jika berlangsung secara timbal balik, pesan disampaikan dengan ringkas dan jelas, bahasa yang digunakan mudah dipahami, teknik penyampaian yang baik, maksud dan tujuannya jelas dan  menepati norma yang berlaku di masyarakat.




Pada sesi berikutnya pembelajaran dilangsungkan dengan  metode tanya jawab dan  role playing yang melibatkan  seluruh peserta, sehingga peserta lebih memahami bagaimana komunikasi yang efektif dalam penyuluhan agama. (AF).