Berita


Redaktur Web
2019-03-26 14:57:48

BDKSURABAYA -  Proses pembelajaran  Diklat Teknis Substantif Penilaian Pembelajaran di Pamekasan memasuki hari kedua. Setelah hari pertama diisi dengan materi overview, pembangunan bidang agama dan Building Learning and Commitment (BLC), pada hari kedua, peserta menerima materi Konsep Dasar Penilaian pembelajaran yang pada hari pertama sempat disampaikan widyaiswara sekitar 30 menit sebelum peserta meninggalkan ruangan.(26/04/2019).


Kompetensi dasar yang akan dicapai dari materi tersebut adalah agar peserta diklat mampu menganalisis konsep dasar penilaian pembelajaran, meliputi pengertian penilaian pembelajaran, pendekatan penilaian pembelajaran, prinsip-prinsip penilaian pembelajaran dan tujuan penilaian pembelajaran.


Menurut Tri Rumhadi, widyaiswara Balai Diklat Keagamaan Surabaya, materi tersebut sebagai dasar bagi peserta untuk berlanjut ke materi-materi selanjutnya. Dengan memahami  konsep dasar tersebut diharapkan ada kesamaan persepsi antara peserta diklat dengan pengajar tentang  materi yang sedang dibahas.


Tri Rumhadi menjelaskan bahwa penilaian pembelajaran merupakan salah satu cara untuk mengukur keberhasilan pembelajaran. Maka antara pembelajaran dengan penilaian menjadi satu kesatuan yang utuh. Untuk mengupas tentang penilaian, menurutnya perlu dimulai dengan pengertian penilaian pebelajaran. Dalam uraiannya yang mengutip permendikbud nomor 23 tahun 2016, penilaian adalah proses pengumpulan dan pengolahan  informasi untuk mengukur pencapaian hasil belajar peserta didik. Sedangkan penilaian terhadap peserta didik meliputi aspek pengetahuan, sikap dan keterampilan.


Pembahasan tentang konsep dasar penilaian pembelajaran tersebut berlanjut hingga pendekatan penilaian, prinsip penilaian dan tujuan penilaian pembelajaran. Tampak peserta antusias mengikuti materi tersebut karena terkait dengan masalah yang dihadapi setiap hari di kelas. Pada hari yang sama disampaikan juga materi Pemetaan Kompetensi Pembelajran dan Penilaian Kompetensi Sikap.(AF).