Berita


Redweb
2018-01-17 02:16:18
NURLAILI: SIKAP TAHU DIRI PENTING BAGI SESEORANG YANG MEMASUKI LINGKUNGAN KERJA BARU

BDKSURABAYA – Memasuki lingkungan kerja yang baru bagi sebagian individu akan menjadi ganjalan atau sebuah kekhawatiran tersendiri. Apalagi lingkungan tersebut benar-benar baru, di mana tak ada seorangpun yang dikenal. Maka sikap hati-hati  dan tahu diri akan menjadi pilihan pertama ketika seorang pegawai memasuki lingkungan kerja yang baru. Demikian penjelasan Nurlaili yang saat ini baru satu tahun  berada di Balai Diklat Keagamaan Surabaya.(17/01/2018).


Sebelumnya ia bekerja di Balai Diklat Keagamaan Jakarta. Meskipun kedua balai diklat tersebut mempunyai persamaan bidang yang ditangani, hal itu bukan berarti membuat Nurlaili langsung mampu menyesuaikan dengan lingkungan yang baru. Menurutnya, untuk memasuki lingkungan kerja yang baru, bukan masalah di mana ia akan ditempatkan, melainkan menyangkut bagaimana ia mampu berhubungan dengan teman sekerja yang belum dikenal sebelumnya.


Untuk menghadapi itu, maka Nurlaili mengambil  sikap yang standar, artinya ia berusaha untuk mengenal orang lain dengan baik, bersikap sopan dan yang paling penting adalah sikap ‘tahu diri’ karena menjadi orang baru dalam sebuah kantor. Dalam pandangannya, sebagai orang baru, pasti banyak sorotan sehingga ia berusaha sebaik mungkin untuk menyesuaikan dengan siapa ia berinteraksi. “Sikap tahu diri penting bagi seseorang yang memasuki lingkungan kerja baru,” ujar Nurlaili.




Dengan sikap tersebut, ia berharap bisa diterima sebagai anggota baru dalam lingkungan yang baru. Kalaupun pada saat awal ia masih canggung, menurutnya itu menjadi hal yang wajar karena belum mengenal betul teman-teman kerja yang berada di Surabaya.




Kepindahannya ke Surabaya, menjadi kebahagiaan tersendiri bagi Nurlaili, karena keinginan besarnya untuk dekat dengan orang tua ternyata menjadi kenyataan. Saat ini ia menilai bahwa teman-teman di Balai Diklat Keagamaan Surabaya, ramah, bersikap terbuka dan menyenangkan. (AF).