Berita


PBSDP
2017-11-27 11:19:24
TOHA: LEMBAGA YANG BAIK ITU HARUS BERSISTEM

BDKSURABAYA.kemenag.go.id -  Sebuah lembaga akan berjalan sesuai dengan regulasi yang ada   jika  lembaga tersebut bersistem. Tanpa hal itu, mustahil sebuah lembaga akan mampu mencapai tujuannya. “Lembaga yang baik itu harus bersistem,” ujar Kepala Balai Diklat Keagamaan (BDK) Surabaya, Muchammad Toha ketika memimpin rapat koordinasi internal di BDK Surabaya (27/11/2017).


Membangun sistem bagi Toha adalah hal yang krusial. Ketika sistem sudah terbangun, siapapun akan mampu menjalankan sistem tersebut dan hasilnya relatif akan sama. Maka sistem tersebut harus ditata dengan baik, disusun berdasarkan kondisi yang ada dan adanya ketaatan dalam menjalankannya. Setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diberi tanggung jawab terhadap sebuah pekerjaan  wajib menjalankan sistem tersebut. Masalah akan terjadi jika ada ASN yang tidak menjalankan sistem. Pada akhirnya kualitas kinerjanya tidak sesuai dengan standar yang ada.


Menyinggung soal manajemen SDM, ia menjelaskan bahwa saat ini banyak tenaga potensial yang ada di Balai Diklat Keagamaan Surabaya dan hal tersebut harus dikelola dengan baik. Menurutnya, hal yang paling mendesak adalah bagaimana menyelaraskan visi masing-masing individu dengan tujuan lembaga sehingga semua ASN mempunyai tujuan yang sama, yaitu menyukseskan tujuan lembaga. Masalah akan muncul ketika visi yang bersifat indivual pada tiap ASN tersebut berjalan sendiri-sendiri. Dalam pandangannya, tugas seorang pemimpin adalah bagaimana mempengaruhi dan mengelola individu-individu yang ada dalam lembaga untuk berjalan pada rel yang benar untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.


Rapat koordinasi rutin yang dihadiri ASN BDK Surabaya dan beriisi paparan kemajuan pada tiap seksi, menjaring masalah yang ada dan menemukan solusi atas permasalahan tersebut berlangsung hampir dua jam. Pada akhir rapat,  diperoleh rumusan tentang solusi atas masalah yang ada, sehingga ke depan  terdapat  kejelasan tentang hal-hal yang perlu dilakukan. (AF)