Berita


PBSDP
2017-12-27 15:20:29
INSPEKTUR JENDERAL KEMENAG RI BERIKAN PEMBINAAN DI BDK SURABAYA

BDKSURABAYA.kemenag.go.id -  Posisi Balai Diklat Keagamaan (BDK) Surabaya sangatlah penting karena menjadi pencerah dan sebagai kunci keberhasilan reformasi birokrasi. Demikian penjelasan Inspektur Jenderal (Itjen) Kementerian Agama RI, Nurkholis Setiawan ketika memberikan pembinaan kepegawaian di BDK Surabaya (27/12/2017). Menurutnya, untuk mampu mencerahkan orang lain, maka ASN (Aparatur Sipil Negara) BDK Surabaya perlu mencerahkan diri sendiri terlebih dahulu. Oleh karena itu, ia menjelaskan bahwa widyaiswara BDK Surabaya  perlu terus mengupdate ilmu pengetahuan karena akan mengajarkannya kepada peserta diklat.


Dalam pandangannya,  setiap ASN perlu memiliki komitmen  bersama bahwa tugas dan tanggung jawab yang diemban saat ini  diniatkan sebagai ibadah, karena dengan niat tersebut tugas dan tanggung jawabnya akan terasa ringan. ASN  akan menykapi segala sesuatu dengan arif ketika niat ibadah sudah hadir dalam dirinya. Sikap tersebut  juga mendorong terciptanya  lingkungan Kemenag yang baik. Diharapkan semua ASN mempunyai kontribusi terhadap Kemenag dan menerapkan 5 nilai budaya kerja Kemenag dalam menjalankan tugasnya.


Di samping itu, Itjen Kemenag menyampaikan bahawa audit terhadap lembaga dalam struktur Kemenag direncanakan akan dilaksankaan 4 kali dalam setahun. Hal tersebut bertujuan untuk semakin meningkatkan kinerja Kemenag.


Pembinaan yang dihadiri oleh seluruh ASN BDK Surabaya tersebut berlangsung sekitar satu jam. Para hadirin terlihat bersemangat dalam mengikuti pembinaan tersebut. (AF)