Berita


Redaktur Web
2018-11-30 11:19:52
PELAYANAN BDK SURABAYA DINILAI SANGAT BAIK OLEH PESERTA DIKLAT

BDKSURABAYA – Pada Bulan November 2018 Balai Diklat Keagamaan Surabaya mengadakan Survey Kepuasan Layanan Diklat. Survey tersebut bertujuan untuk melihat tingkat kepuasan peserta diklat terhadap layanana kediklatan dari Balai Diklat Keagamaan Surabaya. (30/11/2018)



Indikator yang digunakan untuk mengukur tingkat kepuasan tersebut adalah  9 unsur, yang terdiri dari  1) persyaratan, 2) Sistem, mekanisme dan prosedur, 3) Waktu penyelesaian, 4) Biaya/Tarif, 5) Produk Spesifikasi Jenis Pelayanan, 6) Kompetensi Pelaksana, 7) Perilaku Pelaksana, 8) Kesesuaian pelayanan dengan standar dan 9) Penanganan pengaduan. Indikator tersebut sesuai dengan  Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negra dan Reformasi Birokrasi nomor 14 tahun 2017;  hanya saja  untuk indikator sarana  dan prasarana yang dicantumkan Permenpan RB tidak dimasukkan diganti dengan indikator standar pelayanan karena sarana dan prasarana dianggap terkait dengan tersedianya DIPA dari sebuah lembaga pemerintah.



Responden dari survey tersebut adalah peserta diklat  yang mengikuti diklat pada rentang waktu bulan Agustus sampai dengan Oktober 2018, dengan asumsi bahwa ketika bulan November diberikan kuesioner, mereka masih ingat dengan pelayanan yang diberikan Balai Diklat Keagamaan Surabaya selama mereka mengikuti diklat.



Responden diiminta untuk menilai 4 pilihan dari 9 unsur yang menjadi indikator tersebut, dari jawaban yang paling buruk hingga jawaban yang paling baik. Misalnya pertanyaan mengenai kesesuaian antara persyaratan dengan jenis pelayanan,  maka disediakan pilihan jawaban dari tidak sesuai, kurang sesuai, sesuai dan sangat sesuai.



Survey tersebut dilakukan berbasis online yaitu memakai e-survey sehingga kuesioner dibuat dengan fasilitas  google form dan disebar melalui media sosial seperti whatsapp (WA) kepada responden. Teknik pengambilan sampelnya secara acak (random sampling). Karena survey tersebut bersifat deskriptif, yaitu untuk melihat tingkat kepuasan peserta diklat, maka menurut Franked and Wallen (1993) dengan sampel minimal 100 responden dianggap sudah mewakili.



Dari jumlah responden yang telah mengisi survey, yang memenuhi syarat sebanyak 131 responden.  Ada beberapa responden yang tidak dipakai hasil isiannya pada survey tersebut karena mereka mengisi  lebih dari 1 kali.



Hasil analisis data menunjukkan bahwa Indeks Kepuasan Layanan Diklat adalah sebesar 3,10. Hal tersebut mengindikasikan bahwa rata-rata peserta diklat yang mengikuti diklat di Balai Diklat Keagamaan Surabaya merasa sangat puas dengan pelayanan yang ada. Jika dikategorikan menjadi 4 kategori dengan interval 1, mulai dari sangat tidak baik (<1); tidak baik (1,01-2,00), baik (2,01-3,00) dan sangat baik (3,01-4,00) maka nilai Indeks Kepuasan berada pada  kategori sangat baik.(AF).