Berita


Redaktur Web
2018-07-04 12:59:29
KAPALA BIRO KEPEGAWAIAN KEMENAG BERIKAN PEMBINAAN KEPADA PESERTA DIKLAT

BDKSURABAYA – Kepala Biro (Kabiro) Kepegawaian Skretariat Jenderal Kementerian Agama, Ahmadi memberikan pembinaan kepegawaian kepada  peserta Diklat Hisab Rukyat dan Kerukunan Umat Beragama di Balai Diklat Keagamaan Surabaya.(04/07/2018).



Kepada peserta diklat Kabiro menjelaskan tentang rasionalisasi, kompetensi dan kinerja, serta mutasi pegawai. Menurutnya,  konsep rasionalisasi bukan hanya  berfungsi mengurangi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tidak produktif,  namun juga menambah jumlah pegawai yang kurang. ASN di Kementerian Agama diperkirakan relatif banyak yang berkurang karena banyaknya pegawai yang pensiun, maka perlu dicarikan penggantinya. Hal tersebut dilakukan dengan merekrut pegawai baru. Untuk mereka yang tidak produktif  dan usianya sudah mencapai 50 tahun dengan masa kerja lebih dari 10 tahun maka dianjurkan untuk mengajukan pensiun dini.



Kabiro juga menyampaikan bahwa diklat sangat diperlukan  untuk meningkatkan kompetensi pegawai. Menurutnya, diklat bukanlah hanya menjadi tanggung jawab lembaga diklat tetapi juga pimpinan dalam unit kerja. Pimpinan perlu mempunyai kepedulian terhadap pengembangan pegawai dan peningkatan kompetensinya agar lebih cakap dalam bekerja. Setelah mereka mempunyai kompetensi yang  cukup, diharapkan akan lebih produktif dan kinerjanya meningkat.



Menyinggng masalah mutasi, Ahmadi mengurakan bahwa  mutasi antar instansi untuk saat ini sangat dimungkinkan  jika memang ada kebutuhan dari instansi penerima dan kompetensi ASN yang mutasi memenuhi syarat.  Saat ini  NIP seorang PNS tidak menunjukkan identitas pegawai dari instansi apa, namun menunjukkan tahun lahir, bulan lahir, tanggal lahir, tahun masuk, bulan masuk, identitas jenis kelamin dan nomor urut. Maka kesempatan mutasi terbuka lebar untuk semua PNS karena posisinya sama-sama sebagai ASN.



Pembinaan yang diikuti oleh 70 orang peserta diklat, panitia dan pejabat di BDK Surabaya tersebut diakhiri dengan ajakan dari Kabiro kepada seluruh peserta untuk senantiasa meningkatkan kompetensi dan kinerja sehingga perubahan pada lembaga akan terus berjalan. (AF).