Berita


PBSDP
2017-10-25 08:30:21
BDK SURABAYA KEMBALI SELENGGARAKAN DIKLAT BENDAHARA PENGELUARAN

BDKSURABAYA.kemenag.go.id. - Setelah tanggal 3 s.d. 6 Oktober para bendahara diikutkan Diklat Penyegaran Bendahara,  kali ini giliran para calon bendahara yang berada dalam wilayah kerja Kemenag Provinsi Jawa Timur, PTAIN di Jawa Timur, Balai Diklat Keagamaan (BDK) Surabaya, BDK Ambon dan BDK Semarang diikutkan Diklat Bendahara Pengeluaran bertempat di BDK Surabaya(24/10/2017).



Kegiatan tersebut terwujud atas kerja sama BDK Surabaya dan Balai Diklat Keuangan  Malang  dengan menggunakan anggaran  dari DIPA BDK Surabaya. Sedangkan untuk pelaksanaan diklatnya ditangani oleh panitia dari kedua lembaga tersebut dengan   widyaiswara dari Balai Diklat Keuangan Malang untuk materi intinya.



Diklat yang dibuka langsung oleh Kepala Balai Diklat Keuangan Malang, Parwanta tersebut diikuti oleh 70 calon bendahara (2 kelas)  dan direncanakan akan berakhir pada 28 Oktober mendatang. Untuk hari terakhir diisi dengan ujian sertifikasi bendahara setelah sehari sebelumnya menjalani ujian komprehensif dan dinyatakan lulus.



Dalam sambutannya, Parwanta menguraikan  beberapa poin penting   kepada peserta, diantaranya bahwa  dalam menjalankan tugasnya, seorang bendahara perlu  berpedoman pada adanya surat/bukti yang sah dan dapat dipertangggngjawabkan, berpatokan pada prinsip efisiensi, dan berpijak pada peraturan perundang-undangan yang berlaku.  



Sedangkan Kepala BDK Surabaya, Muchammad Toha menyampaikan pentingnya peningkatan kompetensi bendahara, sehingga seluruh peserta perlu menjalani diklat tersebut dengan  penuh tanggung jawab. Kompetensi seorang bendahara, menurutnya memegang peran vital dalam sebuah lembaga karena berkenaan dengan terwujudnya kinerja keuangan, khususnya terciptanya laporan keuangan yang baik (AF).