Berita


Redaktur Web
2018-08-23 13:43:58
HENI: PERLU PEMIMPIN YANG IDEAL DALAM SEBUAH LEMBAGA

BDKSURABAYA – Pemimpin menjadi sosok yang penting dalam setiap lembaga. Keberadaanya di samping menjadi motor penggerak organisasi juga sebagai model dalam bersikap dan berperilaku dalam lingkungan kerja. Oleh karena itu diperlukan pemimpin yang ideal yang mampu memimpin secara efektif dan mampu menjadi teladan. Demikian penjelasan Heni Mardiningsih, widyaiswara Balai Diklat Keagamaan Surabaya (23/08/2018).


Dalam pandangannya, pemimpin  yang ideal adalah sosok pemimpin yang tidak hanya  mampu  membawa lembaga mencapai tujuannya dengan mempengaruhi para bawahannya, namun  juga mempunyai keunggulan pribadi,  yang bersikap dan berperilaku  berlandaskan pada regulasi yang ada dan nilai-nilai yang diyakini kebenarannya, seperti nilai-nilai universal dan nilai-nilai agama.


Menurutnya, keseimbangan dalam berkinerja dan berperilaku sangat dibutuhkan bagi seorang pemimpin. Seseorang bisa saja di atas kertas mampu menunjukkan kinerjanya, namun belum tentu ia mampu menerapkan nilai-nilai universal atau bersikap dan berperilaku berlandaskan nilai-nilai moral dan agama.


Munculnya ketidakseimbangan dalam pribadi seorang pemimpin  bisa terjadi karena adanya persepsi yang salah dalam kepemimpinannya.  Setiap orang mempunyai persepsi yang berbeda atas jabatan sebagai pemimpin. Jika ia menganggap bahwa pemimpin adalah sebagai seseorang yang berkuasa di mana ia bisa berbuat apa saja karena kekuasaannya, maka muncullah pemimpin yang prgamatis, yang memanfaatkan jabatan untuk kepentingan dan ambisi pribadi.


Jika seseorang menganggap bahwa seorang pemimpin adalah  yang menguasai anggaran dan akan menggunakan anggaran tersebut asalkan secara adminsitratif  dan aturan benar dan tidak menghiraukan nilai-nilai universal, nilai moral dan nilai agama, maka akan lahir pemimpin yang cenderung korup, di mana nilai kebenarannya hanya di atas kertas.


Namun jika seseorang menganggap jabatan sebagai pemimpin adalah sebuah amanah dan tanggung jawab di mana ia harus memegang amanah tersebut sesuai dengan regulasi yang ada sedangkan sikap dan  perilakunya berlandaskan pada nilai-nilai universal, moral dan agama, maka  muncullah pemimpin yang ideal yang tidak saja mampu membawa lembaga menjadi baik namun juga dapat dijadikan teladan bagi para bawahannya. “Perlu pemimin yang ideal dalam sebuah lembaga,” tegas Heni mengakhiri penjelasannya.(AF).