Berita


Redaktur Web
2018-11-17 10:45:06
KETIKA TUUTP DIKLAT, SEKRETARIS BALITBANG DIKLAT KEMENAG RI SAMPAIKAN TENTANG KESALEHAN SOSIAL

BDKSURABAYA- Sekretaris Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama (Kemenag)  RI, Isom Yusqi menjelaskan tentang kesalehan sosial pada saat menutup diklat di Balai Diklat Keagamaan Surabaya (17/11/2018).



 Dlam sambutannya, di samping menyampaikan visi dan misi Kemenag, ia menguraikan bahwa seseorang yang beragama hendaknya menjaga kerukunan antar umat beragama dan intern umat beragama. Umat beragama dalam pandangnnya tidak boleh egois dalam beragama, namun tetap menjaga kerukunan umat sehngga harus ada kesalehan sosial, di samping kesalehan individual pada diri seseorang.



Maka ia menekankan bahwa seseorang yang beragama janganlah sampai terjebak pada perilaku beragama yang mengutamakan simbol, seremonial, ritual dan hal-hal lain yang menunjukkan beragama secara formal, namun harus beralih menuju spiritualitas sejati yang bersifat substantial. Agama menurutnya perlu dibawa pada segala aspek kehidupan manusia karena beragama sebenarnya adalah untuk kebaikan umat manusia, bukan untuk Tuhan. Beragama bukan hanya di masjid dan di musholla melainkan di semua tempat, termasuk di mall atau di manapun. Maka nilai-nilai agama tak boleh dipisahkan dari segi aspek kehidupan manusiua.



Menurutnya Tuhan tidak akan berkurang kemuliaanNya jika kita tidak sholat, sehingga sebenarnya yang membutuhkan agama adalah manusia.



Pada akhir sambutannya, ia berpesan bahwa menghadapi tahun-tahun politik seperti saat ini maka sebagai Apratur Sipil Negara harus bersifat netral, dengan tetap memfokuskan diri untuk ikut membangun bangsa agar lebih maju.(AF).