Berita


Redaktur Web
2018-10-25 11:04:14
PENDAMPINGAN PESERTA OJT II DI NGANJUK DAN LAMONGAN BERJALAN SUKSES

BDKSURABAYA – Setelah menyelenggarakan pendampingan on job training /OJT tahap II di SMPN 2 Maesan dan SMPN 1 Ngancar,  Balai Diklat Keagamaan Surabaya kembali menyelenggarakan pendampingan untuk OJT II. Kegiatan tersebut dilaksanakan di  SMAIN 1 Patianrowo, Nganjuk dan  SMPN 1 Maduran, Lamongan.(25/10/2018).


Pendampingan OJT yang dislenggarakan di  SMAN 1 Patianrowo diikuti oleh 6 peserta yang berasal dari Kab Madiun, Magetan, Nganjuk dan Ngawi sedangkan di SMPN 1 Maduran diikuti oleh 6 peserta yang berasal dari wilayah Bojonergoro, Lamongan dan Tuban.

Menurut Kasi Diklat Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan, Machzudi, yang melakukan pendampingan di SMPN 1 Maduran, kedua kegiatan pendampingan yang dislenggarakan di 2 daerah yang berbeda tersebut berjalan sukses. Masing-masing peserta telah membuat laporan kepengawasan dan membuat proposal penelitian tindakan kepengawasan dengan benar, meskipun ada sedikit  saran perbaikan. Dari hasil observasi dari petugas pendampingan pada kedua daerah tersebut, peserta  dinilai sudah bisa melakukan praktik kepengawasan di sekolah, tinggal membekali mereka dengan teknik-teknik praktis dalam pengawasan yang biasanya diperoleh dari pengawas senior yang telah berpengalaman.

Menurut peserta, kegiatan pendampingan tersebut tampaknya semakin memperkaya kecakapan peserta bagaimana membuat laporan pengawasan yang baik. Beberapa saran dari mentor semakin membuat mereka lebih percaya diri dan termotivasi untuk menjadi pengawas


Kegiatan OJT yang diikuti peserta calon pengawas PAI kali akan berlangsung hingga 3 November mendatang. Pada 4 November, mereka akan kembali ke Balai Diklat Keagamaan Surabaya. Selanjutnya mereka mempresentasikan hasil praktik pengawasan selama melaksanakan proses OJT II di sekolahnya. Dari presentasi tersbut, peserta akan dinilai kompetensinya sebagai pengawas. Di samping itu, mereka akan mengikuti ujian tulis yang dilaksankan sehari setelah pemaparan hasil pengawasan. (AF).