Berita


Redaktur Web
2019-01-17 12:48:52

BDKSURABAYA -  Kegiatan evaluasi termasuk salah satu bentuk pengawasan  dalam diklat.  Tahapan pengawasan tidak  hanya dilakukan ketika diklat telah dilaksanakan , namun mulai dari perencanaan, pengorganisasian dan pelaksanan diperlukan evaluasi. Evaluasi bertujuan untuk menjamin bahwa  kegiatan telah dilaksanakan sesuai dengan standar yang ada. Demikian pendapat Danang, Kasi Diklat Tenaga Administrasi Balai Diklat Keagamaan Surabaya. (17/01/2019).


Pada tahapan perencanaan diklat misalnya. Pada tahap tersebut kegiatan evaluasi perlu dilakukan untuk menjamin bahwa perencanaan yang telah dibuat sudah sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. Apakah perencanaan tersebut dibuat berdasarkan analisis kebutuhan diklat, hanya berdasar pada intuisi semata ataukah berdasar pada diklat sebelumnya. Hal-hal tersebut menurut Danang perlu dilakukan evaluasi sehingga terwujud perencanaan diklat yang sesuai dengan kebutuhan stakeholder.


Selanjutnya ia menyampaikan bahwa pada tahapan pengorganisasian evaluasi dilakukan dengan  tujuan untuk menjamin bahwa kegiatan yang dilaksanakan ditangani oleh orang yang kompeten dalam bidangnya dan  terdapat struktur yang jelas dalam kepanitiaan lengkap dengan pembagian  tugas dan tanggung jawabnya.


Sedangkan pada tahanpan pelaksanaan, dalam pandangan Danang evaluasi dibutuhkan untuk menjamin bahwa  kegiatan dilaksanakan  sesuai dengan standar yang ada sehingga mutu pelaksanaan diklat  bisa terapai. Hal tersebut dimulai dari evaluasi terhadap rekrutmen peserta, pembuatan jadwal diklat, penentuan dan koordinasi dengan narasumber,sarana dan prasarana, proses pembelajaran sampai pada penerbitan sertifikat diklat. “ Setiap tahapan diklat perlu kegiatan evaluasi,”  tegasnya.


Terkait dengan evaluasi pasca diklat yang dilselenggarakan oleh Balai Diklat Keagamaan Surabaya pada bulan lalu, ia menguraikan bahwa evaluasi tersebut bertujuan untuk melihat kompetensi alumni diklat usai mereka mengikuti diklat. Setiap alumni diklat menurutnya  perlu dievaluasi sehingga diklat memang benar-benar bermanfaat bagi alumni dan  unit kerja alumni. Rata-rata dari alumni diklat yang telah dievaluasi mendapatkan indeks kompetensi di atas 81 sehingga menurut Danang bisa dikatakan bahwa mereka sangat kompeten usai mengikuti diklat. (AF).