Berita


Redaktur Web
2018-09-08 11:29:52
KETIKA MENUTUP DIKLAT MUHAMMAD ARIFIN BERPESAN AGAR GURU MAMPU TANAMKAN 3 KECERDASAN BAGI SISWA

BDKSURABAYA – Diklat Teknis Substantif Penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajran (RPP) bagi guru Madrasah Tsanawiyah yang dislenggarakan di Kantor Kemenag Kab. Malang sejak 3 September yang lalu, hari ini ditutup oleh Kasi Pendidikan Madrasah Kankemenag Kab. Malang, Muhammad Arifin (08/09/2018).



Dalam sambutannya, ia mengurakan bahwa guru di madrasah saat ini hendaknya mampu mendidik siswanya  menjadi insan yang cerdas, agar dengan kecerdasan tersebut  mereka akan mampu menghadap tantangan perkembangan jaman. Dalam pandangannya, guru  setidaknya bisa menanamkan 3 kecerdasan, yaitu kecerdasan otak, hati dan religi.



Menurutnya, kecerdasan otak adalah kecerdasan yang berdasar pada pemikiran siswa. Ketika siswa cerdas, berarti mereka mampu menguasai dan mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknolog (iptek). Dengan menguasai iptek, siswa diharapkan bisa mengatasi problematika kehidupan ketika dewasa.



Yang kedua adalah keceradasan hati.  Bagi Arifin, kecerdasan hati sangat diperlukan untuk melengkapi kecerdasan otak. Ketika otak siswa cerdas namun, hatinya tidak cerdas, maka ia akan menjadi sosok yang pintar namun, tidak memiliki kepekaaan hati sehingga perilakunya bisa jadi tidak berakhlak, bengis, sombong, kejam, tak peduli dan tidak memilikii rasa empati terhadap orang lain.



Yang ketiga adalah kecerdasan religi. Dalam pandangannya, kecerdasan religi tak kalah pentingnya dengan kecerdasan otak dan hati. Dengan kecerdasan tersebut, siswa akan senantiasa mengaitkan apa yang dialami dalam kehidupan dengan kekuasaan Allah S.W.T., sehingga ketauhidan siswa akan terus berkembang. Kecerdasan religi akan mampu membentuk siswa agar senantiasa menerapkan nilai-nilai agama dalam segala aktivitasnya. Pada akhirnya akan mencetak siswa yang bertaqwa karena mereka cenderung akan melaksanakan perintah-perintah Allah S.W.T.  dan menjauhi segala laranganNya.



Di samping itu, ia berpesan agar guru mampu mengajar dengan baik diriingi dengan kemampuan administrasi yang baik. Ketika mengajar, idealnya seorang guru membuat RPP terlebih dahulu, agar proses pembelajaran yang berlangsung di kelas sesuai dengan tujuan pembelajarannya.



Kegiatan diklat di Kankemenag Kab. Malang  yang berlangsung selama 6 hari tersebut dapat dikatakan berhasil karena terjadi peningkatan kemampuan peserta khususnya dalam menyusun RPP dan mengajar di kelas. (AF).