Berita


PBSDP
2017-10-03 10:52:48
BDK SURABAYA ADAKAN DIKLAT PENYEGARAN BENDAHARA

BDKSURABAYA.kemenag.go.id. – Balai Diklat Keagamaan Surabaya bekerja sama dengan Balai Diklat Keuangan Malang mengadakan Diklat Penyegaran Bendahara Pengeluaran di Balai Diklat Keagamaan Surabaya  yang berlangsung mulai hari ini (03/10/2017) sampai Jumat  mendatang. Diklat yang diikuti oleh bendahara pengeluaran dari seluruh satker di lingkungan Kementerian  Agama  Provinsi Jawa Timur tersebut dibuka  oleh Parwanta,  Kepala Balai Diklat Keuangan Malang.



Dalam sambutannya, ia menjelaskan bahwa berdasar pada Perpres nomor 28 Tahun 2015, fungsi Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan ada 4 yaitu, melaksanakan pendidikan, pelatihan, sertifikasi kompetensi keuangan negara dan mengelola tenaga alumni. Terkait dengan fungsi ke 3 yaitu sertifikasi, surat dirjen perbendaharaan negara mengamanatkan  bahwa tenaga fungsional bendahara akan diberlakukan sertifikasi yang akan dimulai 18 Oktober 2017.



Parwanta juga menjelaskan bahwa  dalam menjalankan tugasnya, soerang bendahara perlu  berpedoman pada 3 hal yaitu, aspek  rechmatigheid  berkenaan dengan apakah para pihak yang mengajukan tagihan atas beban anggaran belanja negara itu sah secara formal  yang dibuktikan  dengan surat/bukti yang sah/adanya legitimasi. Di samping itu harus memperhatikan aspek  doelmatigheid yaitu adanya pronsip efisiensi yang berkenaan dengan apakah output pekerjaan sesuai dengan sasaran keluaran atau  indikator keluaran dan apakah tagihan yang diberikan kepada seorang bendahara  sudah tepat. Terakhir seorang bendahara perlu memperhatikan aspek wetmatigheid  yaitu berkenaan dengan apakah tagihan atas beban anggaran belanja negara itu sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku,  dan apakah tertuang  dalam DIPA ataukah tidak.



Sedangkan Kepala Balai Diklat Keagamaan Surabaya, Muchammad Toha menjelaskan bahwa seorang bendahara haruslah pintar, karena jika tidak maka risikonya bukan hanya ke seorang bendahara saja namun juga ke lembaga dan akibatnya bisa berkaitan dengan hukum karena menyangkut keuangan negara.



Pembukaan diklat yang dihadiri oleh pejabat Balai diklat Keagamaan Surabaya, widyaiswara, panitia penyelenggara dan diikuti oleh 65 peserta tersebut diakhiri dengan doa dan berlanjut dengan materi pre tes dan materi lainnya.(AF).