Berita


Redaktur Web
2018-12-13 01:18:24
KEPALA  KANKEMENAG KAB. LAMONGAN MENILAI KOMPETENSI ASN MENINGKAT PASCA DIKLAT

BDKSURABAYA -  Kegiatan evaluasi pasca diklat  (EPD) yang diselenggarakan Balai Diklat Keagamaan Surabaya di Kantor Kemenag (Kankemenag) Kab. Lamongan dibuka oleh Kepala Kankemenag Kab. Lamongan, Sholeh (13/12/2018).


Pada kesempatan tersebut Sholeh menguraikan bahwa Balai Diklat Keagamaan Surabaya dinilai berperan dalam meningkatkan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN)  di wilayah kerja Kankemenag Kab. Lamongan. Semakin berprestasinya guru-guru di madrasah menurutnya merupakan  bukti bahwa kegiatan diklat  memberikan dampak positif bagi peningkatan kompetensi guru. Pada akhirnya guru yang kompeten akan mampu melahirkan siswa-siswa yang berprestasi.


Tujuan dari EPD tersebut adalah untuk melihat apakah diklat yang dislenggarakan oleh Balai Diklat Keagamaan Surabaya mampu meningkatkan kompetensi peserta diklat dalam 3 aspek, yaitu pengetahuan, keterampilan dan sikap mental.


Evaluasi pasca diklat  tersebut dilaksanakan dengan memberikan kuesioner kepada 30 responden yang terdiri dari 10 orang alumni diklat, 10 orang atasan alumni dan 8 orang teman sejawat alumni, 1 orang analis kepegawaian dan 1 orang admin unit SIMDiklat. Kuesioner yang harus diisi oleh responden dengan skala Likert tersebut  terdiri dari 3 aspek yaitu aspek pengetahuan, keterampilan dan sikap mental dari alumni diklat. Mereka diiminta untuk mengisi kuesioner sesuai dengan persepsinya masing-masing.


Hasil EPD tersebut diharapkan mampu menjadi rekomendasi bagi Balai Diklat Kegamaan Surabaya dalam menerapkan kebijakan dalam pelaksanaan diklat.


Selain di Kankemenag Kab. Lamongan, pada saat yang bersamaan juga dilaksanakan EPD di Kankemenag Kab. Bojonegoro, Kediri, Malang, Nganjuk, Lumajang, Madiun, Blitar, Tulungagung, Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Ngawi dan Ponorogo (AF).