Berita


Redaktur Web
2018-03-27 12:19:51
HILDA: PERLU SIKAP MELAYANI UNTUK MENANGANI DIKLAT

BDKSURABAYA – Sikap melayani memgang peran penting dalam aktivitas apapun, baik itu di sektor bisnis, sosial, maupun pemerintah, tak terkecuali lembaga diklat. Sebagai lembaga diklat, Balai Diklat Keagamaan Surabaya sarat dengan aktivitas pelayanan, yaitu pelayanan terhadap peserta diklat. Pelayanan yang kurang baik akan berdampak pada menurunnya kualitas penyelenggaraan diklat. Demikian penjelasan Hilda, Aparatur Sipil Negara Balai Diklat Keagamaan Surabaya (27/03/2018).



Sikap melayani, menurut Hilda, perlu menjadi sikap  utama yang perlu dimiliki oleh unsur yang terlibat dalam penyelenggaraan diklat, baik pengelola, panitia penyelenggara maupun widyaiswara. Namun bentuk sikap pelayanan tersebut bentuknya  berbeda dari setiap unsur tersebut, tergantung dengan tugas dan fungsinya  masing-masing. Jika dahulu sikap pelayanan biasanya ditunjukkan oleh mereka yang bekerja pada sektor swasta, untuk saat ini sikap tersebut sudah menjadi standar sikap dari Aparatur Sipil Negara. “Perlu sikap melayani untuk menangani diklat,” ujar Hilda.



Sikap pelayanan tersebut bagi Hilda, tidak hanya akan berdampak pada kepuasan peserta pada saat itu, namun akan berlanjut pada masa –masa mendatang. Kesan positif pada peserta akan dibawa atau bahkan diceritakan kepada masyarakat sehingga akan mengangkat citra lembaga. Sehingga pada akhirnya lembaga diklat akan dipercaya oleh masyarakat sebagai lembaga yang pantas dipertahankan.



Di samping pelayanan adalah sebagai sebuah keharusan bagi penyelenggara diklat, hal tersebut  juga sebagai  bentuk perilaku terpuji  yang akan berdampak pada meningkatkan hubungan sosial dengan peserta, meningkatkan tali silaturahim,  menguatnya persaudaraan dan memperluas jaringan lembaga diklat. Apalagi jika peserta ternyata berasal dari instansi yang berbeda.



Namun baginya, diperlukan sikap sabar dan legowo dalam memberikan pelayanan karena tidak semua peserta mempunyai respon yang positif ketika dilayani. Meskipun demikian  hal itu tidak mempengaruhinya untuk memberikan pelayanan yang baik terhadap peserta diklat. (AF)