Berita


Redweb
2018-04-30 02:01:24
LATSAR DI BDK SURABAYA DIBUKA OLEH KEPALA BADAN LITBANG DAN DIKLAT KEMENAG MELALUI VODEO CONVERENCE

BDKSURABAYA – Pendidikan dan Pelatihan dasar (Latsar)  CPNS yang dilaksanakan di Balai Diklat Keagamaan (BDK) Surabaya mulai hari ini (30/04/2018) dibuka oleh Kepala badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI, Abd. Rahman Mas’ud melalui video converence yang disiarkan secara langsung dari Pusdiklat Tenaga Administrasi Balitbang RI, Ciputat, Jakarta.  Pembukaan tersebut juga diikuti 9 Balai Diklat yang lain yang menyelenggarakan diklat yang sama, yaitu BDK Surabaya, Aceh, Medan, Padang, Palembang, Jakarta, Bandung, Semarang, manado, Makassar dan Banjarmasin.







Latsar di Balai Diklat Keagamaan Surabaya  yang diikuti oleh 80 peserta tersebut  akan berlangsung  mulai 30 April s.d. 7 September 2018 (113 JP) dengan  model in dan out KAMPUS. Pada saat in kampus, peserta menjalani proses pembelajaran selama 35 hari dilanjtkan dengan 78 hari kerja untuk program aktualisasi  (out kampus).







Peserta yang saat ini ikut mengikuti  Latsar di Balai Diklat Keagamaan Surabaya adalah CPNS yang berasal dari 7 Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri se-Jawa Timur, yaitu UIN Sunan Ampel  Surabaya,  UIN Maulana Malik Ibrahim,  IAIN Jember, IAIN Madura, IAIN Tulungagung, STAIN Ponorogo dan IAIN Kediri.







Dalam sambutannya, Kepala Badan menjelaskan bahwa dengan adanya Latsar tersebut  diharapkan bisa membentuk profil ASN Kemenag yang mampu mewujudkan pemerintahan berkelas dunia dengan ciri-ciri menguasai teknologi informasi,   mampu berbahsa asing, ramah, memiliki jejaring, berjiwa wirausaha dan berintegritas. Di samping itu, juga menjunjung tinggi independensi, integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas dengan selalu menumbuhkan semangat pengabdian dan berorientasi terhadap kepentingan masyarakat, bangsa dan negara.







Acara video converence yang berlangsung  di aula lantai 3 BDK Surabaya tersebut dihadiri oleh Kepala BDK Surabaya, Muchammad Toha, pejabat eselon IV serta panitia pelaksana.(AF).