Berita


Admin Website BDK Surabaya
2016-10-31 08:28:59

BDKSURABAYA.kemenag.go.id- Peserta Diklat Calon Pengawas Angkatan ke-6 dan 7 hari ini (31/10/2016) mengikuti Studi Lapangan (Stula) ke Kota Malang. Untuk angkatan ke-6 ke Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Jl. Bandung No. 7, Penanggungan, Klojen, Kota Malang; sedangkan angkatan ke-7 ke MTsN 2, Jl. Sampurna No.77, Cemorokandang, Kedungkandang, Kota Malang.

            Kegiatan Stula menjadi kegiatan yang wajib diikuti oleh seluruh peserta dan termasuk materi penunjang dalam Diklat Calon Pengawas. Tujuan kegiatan tersebut adalah agar peserta mampu memahami materi supervisi, yang meliputi supervisi akademik dan manajerial. Dengan membandingkan teori dengan praktik di lapangan, peserta akan memperoleh pemahaman yang utuh tentang supervisi beserta masalah-masalah yang dihadapi dalam praktik supervisi di madrasah. Pada saat supervisi akademik, peserta diminta untuk melakukan praktik supervisi terhadap guru yang mengajar di kelas, sedangkan supervisi manjerial dilakukan melalui wawancara dengan kepala madrasah dan obervasi langsung ke ruangan kepala madrasah dan urusan tata usaha.

            Pada tiap angkatan dibagi menjadi 6 kelompok, 4 kelompok diberi tugas untuk praktik supervisi akademik dan 2 kelompok lainnya untuk supervisi manajerial. Oleh karena itu, sebelum berangkat Stula, peserta dengan jumlah 60 orang tersebut sudah mempelajari panduan Stula sehingga instrumen Stula sudah disiapkan sehari sebelumnya.

            Menurut Bambang Sugeng Santoso, panitia Diklat Calon Pengawas Agkatan 6, ketika kegiatan supervisi di MTsN 1, peserta tampak bersemangat. Praktik supervisi akademik dilakukan pada 2 kelas yang sudah disiapkan dan bersedia dipakai kegiatan supervisi. Pada saat yang bersamaan supervisi manajerial dilakukan di ruang kepala madrasah. Kegiatan tersebut berlangsung lebih dari 2 jam.

            Usai praktik supervisi, mereka ke Grand Palace Hotel, kota Malang untuk memaparkan hasilnya. Masing-masing kelompok mempresentasikan hasil pengamatan, observasi dan wawancara serta analisisnya pada kegiatan supervisi. Pada akhir sesi, paparan pada tiap kelompok diulas oleh narasumber dari Kankemenag Kota Malang. Hasil Stula yang telah dibahas tersebut akan dijadikan bahan laporan Stula sesuai dengan sistematika yang telah ditetapkan Balai Diklat Keagamaan Surabaya.

            Kegiatan Stula kali ini dibimbing oleh 2 orang widyaiswara untuk tiap angkatan. Angkatan ke-6 dibimbing oleh Sholikin dan Khamim sedangkan angkatan ke-7 dibimbing Widayanto dan Shodiq. Di samping itu, tiap angkatan juga didampingi oleh panitia masing-masing. Muslimin, Umi kasiyani, Bambang Sugeng Santosa dan Sukamto mendampingi angkatan ke-6 sedangkan angkatan ke-7 didampingi oleh Samsuri, Indah dan Tri Wahyono. (AF).