Berita


Redaktur Web
2019-02-05 14:15:23

BDKSURABAYA - Bertempat di Balai Diklat Keagamaan Surabaya, Senin-Sabtu (4-9/2), 35 peserta terdiri dari pegawai kemenag kab./kota, Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN)  dan madrasah negeri se-Jatim mengikuti Diklat Penyusunan Laporan Kinerja di lingkungan Kementeria Agama Provinsi Jatim.


Menurut Danang Eka Sandi, Ketua Panitia, selama kurun seminggu itu, peserta menerima beragam materi inti yang diampu oleh tim dari Kanwil Kemenag Prov. Jatim, Widyaiswara BDK Surabaya dan dari Inspektorat Jenderal. Di antara materi yang diberikan antara lain Konsep dan Kebijakan SAKIP oleh Dr. Soleh Suaidy, MM dari BDK Surabaya, Perencanaan Kinerja oleh Tim Kanwil Kemanag Jatim dan Kebijakan Pelatihan Penyusunan Laporan Kinerja Kementerian Agama oleh Kapus Diklat Tenaga Administrasi.


Sementara dari tim Inspektorat Jenderal Kemenag memberikan materi tentang Pengukuran dan Evaluasi, serta Evaluasi Kinerja dan Penyusunan LKj. Sebab selama ini, terang Kasi Diklat Administrasi BDK Surabaya itu, satker kemenag dinilai masih kurang mampu menyajikan laporan kinerja yang sesuai dengan tuntutan peraturan. “Pokoknya ada laporan,” tutur lelaki kelahiran Malang, 22 Januari 1976 ini prihatin.


Dengan diselenggarakannya pelatihan ini, Muslimin, Kepala Subbag TU BDK Surabaya dalam sambutannya berharap, nantinya peserta mampu membuat laporan kinerja yang baik dan benar sesuai regulasi yang berlaku. “Sebab laporan kinerja merupakan akuntabilitas dari pelaksanaan tugas dan fungsi sebagai pertanggungjawaban atas penggunaan anggaran,” ujar pria kelahiran Lamongan, 10 Oktober 1972 ini. “Kemampuan dalam menyusun laporan kinerja secara benar, nantinya akan mampu meningkatkan nilai akuntabilitas dan kinerja Kemenag Jatim,” tambah alumni S3 Program Studi Ilmu Ekonomi Untag Surabaya ini. DK.