Berita


Redaktur Web
2018-06-26 12:44:59
LUTFI: BEKERJA DENGAN BAIK DAN TIDAK MACAM-MACAM

BDKSURABAYA – Menafkahi keluarga adalah sebuah kewajiban bagi seorang suami.  Dengan bekerja seseorang bisa menafkahi keluarganya karena dengan bekerja akan mendapatkan penghasilan.  Namun yang lebih penting adalah proses mendapatkan penghasilan tersebut. Ketika prosesnya kurang benar, melanggar etika atau norma agama, maka penghasilan yang diperoleh kurang ideal jika digunakan untuk menafkahi keluarga. Demikian uangkap Lutfi yang bekerja sebagai Aparatur Sipil Negara Balai Diklat Keagamaan Surabaya.(26/06/2018).


Bagi Lutfi cara memperoleh penghasilan sangatlah penting, ketika caranya kurang baik, apakah itu melanggar aturan, nilai-nilai atau norma agama, maka sebesar apapun penghasilan tersebut tidak akan bernilai ibadah jika digunakan untuk menafkahi keluarga.  Maka ia akan bersikap hati-hati dengan  masalah tersebut.


Menurutnya, bekerja dalam sebuah lembaga, apapun bentuknya apakah lembaga pemerintah maupun swasta, seorang pegawai terkadang akan dihadapkan pada kondisi, di mana ia harus menerima pendapatan yang prosesnya diragukan. Maka ia pun sebisa mungkin menghindari hal itu dengan tidak menerimanya.  Baginya lebih baik tidak menerima daripada menerimanya namun membuat hati tak tenang. Ketenangan batin lebih ia pilih daripada menerima pendapatan banyak namun tidak mendapatkan ketenangan dalam hidupnya. Ia lebih baik bekerja apa adanya dan menghindari sesuatu yang menyimpang dari pandangannya. “Bekerja dengan baik dan tidak macam-macam,” ungkapnya.


Saat ini ia merasa bersyukur karena telah mendapatkan gaji dan tunjangan yang menurutnya lebih dari cukup. Penghasilan sebagai PNS tersebut sudah cukup untuk menafkahi keluarganya yang berjumlah 5 orang. Ia memilih  menikmati apa yang ada daripada membayangkan menikmati kenyamanan hidup yang jauh dari jangkauannya.(AF).