Berita


PBSDP
2017-06-04 11:24:21
TIGA KELAS DIKLAT PENYULUH DITUTUP KEPALA BDK SURABAYA

BDKSURABAYA.kemenag.go.id -  Diklat  Teknis Substantif Peningkatan Kompetensi  Penyuluh Honorer Angkatan IX  s.d. XI  dengan total peserta 105 orang (3 kelas)  ditutup oleh Kepala Balai Diklat Keagamaan (BDK)  Surabaya, muchammad Toha (04/06/2017).



Pada sambutan pengarahannya Toha  menyampaikan bahwa  punyuluh adalah  sebagai  ujung tombak Kementerian Agama (Kemenag), Mereka sebagai wakil dari Kemenag  di masyarakat. Karenanya,  menurutnya,  seorang penyuluh perlu bersikap bijak dalam menyampaikan materi penyuluhan di masyarakat.  Profesi penyuluh dalam pandangannya  perlu bertindak sebagai  pengurai masalah, bukan justeru membuat masalah di masyarakat.



Di samping itu, keberadaan penyuluh di masyarakat adalah  sebagai teladan sehingga Toha berpesan agar penyuluh bisa menjaga sikap dan perilakunya. Menurutnya, seorang penyuluh akan mendapatkan sorotan masyarakat ketika sikap dan perilakunya  tidak mencerminkan diri sebagai penyuluh.



Berkaitan dengan keberadaan Islam, ia menjelaskan bahwa dilihat dari sejarahnya,   umat Islam berperan dalam merebut kemerdekaan  di Indonesia. Ulama-ulama pada masa tersebut seperti H.O.S. Cokroaminoto, KH. Ahmad Dahlan dan KH. Hasyim Asy’ari    memberikan andil besar terhadap kemerdekaan. Tanpa peran ulama dan Islam menurutnya Indonesia belum tentu akan merdeka.



Menyinggung tentang merebaknya paham-paham yang saat ini berkembang, ia berpesan agar mewaspadai paham Islam radikal yang keberadaannya bisa mengancam persatuan dan kesatuan bangsa.(AF).