Berita


Redaktur Web
2018-12-04 11:35:19
SEBANYAK 31 WILAYAH  KANKEMENAG DI JAWA TIMUR AKAN JADI TEMPAT KEGIATAN EVALUASI PASCA DIKLAT

BDKSURABAYA – Salah satu tahapan kegiatan yang tak boleh ditinggalkan dalam setiap kegiatan  adalah evaluasi, terlebih kegiatan diklat. Dalam dunia kepelatihan, kegiatan evaluasi menjadi rangkaian akhir yang penting. Dari evaluasi tersebut akan diperoleh gambaran sukses tidaknya kegiatan dan saran perbaikan yang muncul untuk kegiatan mendatang.



Dengan dasar itulah Balai Diklat Keagamaan Surabaya akan menyelenggarakan kegiatan Evaluasi Pasca Diklat (EPD). Dari kegiatan tersebut diharapkan bisa menjadi dasar penentuan kebijakan Balai Diklat Keagamaan Surabaya dalam memanajemeni diklat, baik dalam hal perencanaan maupun pelaksanaan diklat.(04/12/2018)



Kegiatan tersebut direncanakan akan berlangsung di 31 wilayah pada Kemenag Provinsi Jawa Timur, bertempat di Kantor Kemenag (Kankemenag) selama sehari dengan menghadirkan 30 responden pada tiap wilayah, yang terdiri dari alumni diklat, atasan alumni diklat, teman sejawat alumni, admin unit SIMDiklat dan analis kepegawaian. Tiap-tiap responden akan diberikan kuesioner untuk menilai seberapa besar peningkatan kompetensi alumni diklat setelah mereka mengikuti diklat.



Kegiatan yang bertujuan memotret kompetensi alumni diklat tersebut mengambil 3 unsur penilaian, yaitu pengetahuan (knowledge) keterampilan (skill) dan sikap mental (attitude). Dari masing-masing unsur yang menjadi indikator tersebut selanjutnya diturunkan menjadi kuesioner yang harus diisi oleh responden. Dengan skala Likert, responden diminta untuk menilai dari pertanyaan yang ada, berdasarkan persepsinya dalam 5 tingkatan pilihan, dari yang sangat tidak baik sampai dengan sangat baik atau dari yang sangat tidak setuju ke sangat setuju. Maka  nilai terendah dari tiap pertanyaan adalah 1 sedangkan yang tertinggi 5.



Dari hasil jawaban yang diisi oleh responden tersebut, akan dilakukan analisis  agar diperoleh indeks, sehingga akan terlihat jelas pada tingkatan mana kompetensi alumni diklat bisa dicapai.



Kegiatan tersebut akan diselenggarakan pada tanggal 11, 13, 17, 18 dan 19 Desember 2018. Meskipun kegiatan inti hanya berlangsung sehari, namun pada H -1 diharapkan petugas  EPD berkooordinasi akhir dengan daerah agar kegiatan berlangsung sukses. Kegiatan yang berlangsung pada  11 Desember akan bertempat di kantor Kemenag Kab. Bangkalan, Jombang, Mojokerto, Probolinggo, Tuban, Sidoarjo dan Kota Batu. Untuk tanggal 13 Desember, kegitan EPD dilaksanakan di kantor Kemenag Kab. Bojonegoro, Kediri, Lamongan, Malang, Nganjuk, Lumajang, Madiun, Blitar, Tulungagung, Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Ngawi, Ponorogo, Pacitan dan Magetan. Tanggal 17 Desember, EPD dilaksanakan di kantor Kemenag Kota Surabaya.  Keesokan harinya, 18 Desember,  kegiatan tersebut bertempat di Kantor Kemenag Kab. Pamekasan, Pasuruan dan Sampang, Situbondo, Sumenep dan Trenggalek. Terakhir, 19 Desember kegiatan tersebut dilaksanakan di Kantor Kemenag Kab. Gresik.



Pada tiap wilayah, Balai Diklat Keagamaan Surabaya akan menugaskan 3 sd. 4 Aparatur Sipil Negara dan petugas tersebut diberi kewajiban untuk melaporkan hasil EPD maksimal 2 hari setelah bertugas. (AF).