Berita


Redaktur Web
2018-04-23 13:29:34
NUR LAILI: KITA TAK PERLU MENUNJUKKAN EMOSI YANG BERLEBIHAN

BDKSURABAYA – Lingkungan kerja adalah lingkungan yang formal di mana  terdapat sekelompok pegawai dengan aktivitas kerja. Dalam proses penyelesaian pekerjaan, antar pegawai akan saling berinteraksi sehingga akan melibatkan emosi dari setiap individu. Emosi bisa berujud sesuatu yang positif, seperti sikap menyayangi, tertawa,  saling percaya, kooperatif, gembira dan percaya diri. Sedangkan emosi yang negatif akan ditunjukkan seseorang seperti rasa sedih, menangis, marah, gelisah dan ekspresi negatif lainnya. Emosi tersebut akan selalu menyertai seseorang sehingga  emosi yang ditunjukkan secara berlebihan dari seorang pegawai akan mengganggu hubungan kerja. Demikian pendapat Nur Laili, PNS Balai Diklat Keagamaan Surabaya. (23/04/2018)



Menurut Laili, emosi sebenarnya bermanfaat bagi seseorang karena dengan emosi ia belajar untuk memahami sikap dan perilaku orang lain dalam lingkungan sosialnya. Sikap empati terhadap teman sekerja yang ditunjukkan seseorang adalah contoh  manfaat dari emosi. Seseorang akan mampu merespon secara positif apa yang terjadi di lingkungannya. Hasilnya hubungan interpersonal antar pegawai  semakin berkualitas.



Dalam pandangannyai, apakah itu emosi positif atau negatif, maka tak perlu ditunjukkan secara berlebihan, karena justeru akan menghambat sebuah hubungan. Seseorang yang marah-marah di tempat kerja adalah contoh emosi yang berlebihan. Apalagi sikap marahnya tersebut ditunjukkan dengan tindakan yang berujung fisik terhadap rekan kerjanya.



Maka sikap yang bijak adalah menunjukkan emosi  positif atau negatif tidak secara berlebihan. Jika seorang pegawai marah pada seseorang, hendaknya ia dapat menahan amarahnya dengan berwudlu dan menjauh dari lingkungan sosial untuk sementara waktu. Ketika emosinya sudah reda ia bisa kembali ke lingkungan kerjanya. Sebaliknya emosi positif yang berlebihan seperti tertawa terbahak-bahak juga akan mengganggu lingkungannya, apalagi rekan kerjanya sedang fokus untuk mengerjakan pekerjaan yang diburu target. “Kita tak perlu menunjukkan emosi yang berlebihan,’ ungkap Laili.(AF).