Berita


Redaktur Web
2018-06-25 13:22:43
HENI: KITA PERLU MENJADI CONTOH SEBAGAI PELAYAN DAN PENGGUNA LAYANAN PUBLIK

BDKSURABAYA – Fungsi Aparatur Sipil Negara  (ASN) sesuai dengan UU Nomor 5 Tahun 2014 adalah sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayan publik,  perekat dan pemersatu bangsa. Sebagai pelayan publik, maka ASN harus memberikan pelayanan yang profesional dan berkualitas sesuai dengan bidangnya. Namun yang tak kalah penting adalah sebagai pengguna layanan publik yang baik. Demikian penjelasan Heni Mardiningsih, widyaiswara Balai Diklat Keagamaan Surabaya (25/06/2018).



Ia mengungkapkan bahwa sebagai pelayan publik kita  diwajibkan untuk bertindak sebagai individu yang dengan  sadar dan rela melayani masyarakat sesuai dengan bidang tugasnya. Posisi sebagai pelayan yang identik dengan  aktivitas melayani dan memberikan kepuasan kepada orang lain perlu disadari sepenuhnya sehingga tidak timbul egoisme yang mengakibatkan kualitas pelayanan tidak sesuai dengan standar yang ada. Ketika timbul egoisme dan perasaan tidak rela saat melayani, itu menandakan bahwa seorang ASN belum siap menjadi pelayan publik. Akhirnya akan berdampak pada buruknya kualitas pelayanan yang diberikan pada customer.



Di samping menjadi pelayan publik, Heni berpendapat bahwa pada saat tertentu ASN akan menjadi customer atau pengguna layanan publik. Pada saat itulah ASN juga diharapkan menjadi customer yang baik dengan cara menaati aturan yang ada dalam proses pelayanan. Tidak taatnya aturan dari sebuah pelayanan  atau bertindak seenaknya sendiri,  menunjukkan kurang sadarnya ia sebagai ASN. Meskipun saat itu ia sebagai customer, maka sebaiknya menjadi contoh customer yang baik. Menjadi customer bukan berarti bisa berbuat seenaknya. “Kita perlu menjadi contoh sebagai pelayan dan pengguna layanan publik,”  ujarnya. (AF).