Berita


Redaktur Web
2018-08-17 09:01:51
ASN DAN PESERTA DIKLAT DI BDK SURABAYA IKUTI  UPACARA BENDERA

BDKSURABAYA – Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Balai Diklat Keagamaan (BDK) Surabaya  dan 245 peserta diklat  mengikuti upacara bendera dalam rangka memperingati HUT Republik Indonesia ke-73 bertempat di halaman Balai Diklat Keagamaan Surabaya  dengan  pembina upacara, Kepala BDK Surabaya, Muchammad Toha (17/08/2018).



Dalam amanat pembina upacara, Toha membacakan pidato kenegaraan presiden RI, Joko Widodo  di depan sidang bersama DPR dan DPD. Dalam pidato tersebut diuraikan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang tangguh, tahan banting dan terus berprestasi meraih kemenangan dan kemajuan.



Diuraikan pula tentang potensi besar Indonesia untuk meraih kemajuan, komimen pemerintah untuk menjalankan kepemerintahan yang baik dan berbagai kemajuan yang telah dicapai selama pemerintahan Kabinet Indonesia Kerja.



Dalam pidato tersebut dijelaskan bahwa kebinekaan yang ada di Indonesia adalah sebagai sebuah energi untuk mencapai kemajuan bangsa dengan tetap memegang ideologi Pancasila. Namun Indonesia perlu melakukan lompatan untuk mengejar ketertinggalan dari negara-negara yang sudah maju.



Dengan komitmen menciptakan pemerintahan yang bersih, pemerintah memberikan perhatian besar terhadap pencegahan tindakan korupsi. Pemerintah telah mengeluarkan Strategi Nasional Pencegahan Korupsi, melalui Peraturan Presiden Nomor 54 tahun 2018 sebagai arah kebijakan nasional yang memuat fokus dan sasaran pencegahan korupsi



Pembina upacara juga menyampaikan pula bahwa saat ini bangsa Indonesia sudah semakin maju dengan segala prestasi yang diraih oleh generaasi muda, pilkada serentah di seluruh tanah air berlangsung aman, adanya kemajuan dalam penegakan HAM, melindungi hutan, menjaga kekayaan alam, menjaga keutuhan NKRI, menjaga stabilitas ekonomi makro, menrurunkan kesenjangan ekonomi masyarakat,  menumbuhkan ekonomi kerakyatan dengan kredit usaaha, perbaikan infrastruktur, mendorong kreativitas generasi muda, mendorong pertumbuhan ekonomi, menggalakkan pendidikan menengah yang berorientasi kerja, menciptakan generasi yang berkarakter, dan meningkatkan peran dalam percaturan internasional, seperti keterlibatan dalam meredam konflik di Afghanistan dan Palestina.



Di samping rangkaian upacara bendera, kegiatan upacara dilanjutkan dengan penyerahan tanda kehormatan berupa Satya Lencana Karya Satya kepada 20 PNS yang telah  bekerja selama 10, 20 dan 30 tahun.(AF).