Berita


Redaktur Web
2018-11-07 13:35:06

BDKSURABAYA -  Peserta diklat Teknis Fungsional Calon Pengawas PAI Angkatan II  telah mengikuti rangkain proses pembelajaran dalam diklat, baik proses in the job training (proses pembelajran di kelas) maupun on the job training (OJT atau praktik pengawasan di sekolah).  Proses tersebu berakhir pada 6 November  lalu, di mana  peserta  diuji kompetensinya  melalui presentasi dan ujian tulis. (07/11/2018).



Pada uji kompetensi  tersebut peserta diminta memaparkan  kegiatan  OJT yang berlangsung selama sebulam, yaitu tanggal  4 Oktober  sampai dengan 3 November 2018. OJT merupakan rangkaian pembelajaran diklat yang berisi praktik supervisi  di sekolahnya masing-masiang dan sekolah lain yang ditunjuk. Selanjutnya  hasilnya dilaporkan dalam bentuk laporan tertulis dengan format tertentu. Di samping itu, peserta juga diberi tugas untuk menyusun proposal penelitian tindakan kepengawasan.



Dari paparan hasil OJT menunjukkan bahwa  para pesreta  tampak menguasai materi presentasi.  Menurut widyaiswara yang mengampu  mata diklat PAI, Miftahussirojudin,  sebagian besar peserta sudah layak menjadi pengawas.  Mereka telah menguasai  teori, teknik dan  praktik supervisi akademik. Peserta juga telah mampu membuat proposal  penelitian tindakan kepengawasan yang menjadi proposal dalam karya  ilmiah yang diwajibkan bagi  pengawas. Hanya ada beberapa peserta yang lemah dalam bidang teknologi informasi,  misalnya dalam pembuatan power point. Namun menurutnya, hal itu bisa dipelajari  secara mandiri oleh peserta diklat ketika kembali ke unit kerjanya.



Dari penilaian tersebut sangat dimungkinkan peserta akan lulus 100%, namun perlu  dihitung lebih detail lagi, nilai yang diperoleh peserta setelah mereka mengkuti uji kompetensi. (AF).