Berita


Redaktur Web
2018-03-02 10:39:36
LUTFI JELASKAN SISI POSITIF BUDAYA KOLEKTIF DALAM LINGKUNGAN KERJA

BDKSURABAYA – Budaya kolektif sangat dibutuhkan dalam lingkungan kerja. Dengan budaya tersebut, antar pegawai yang ada dalam sebuah lembaga akan terbiasa dengan kerja sama dan senantiasa mengutamakan kepentingan brsama. Demikian pandangan Lutfi, Aparatur Sipil Negara yang bertugas sebagai pengelola BMN. (02/03/2018).


Menurutnya budaya kolektif itu ditunjukkan dengan adanya kesadaran bersama dari pegawai untuk ikut memikirkan lembaga, bukan hanya memikirkan pekerjaannya sendiri.  Segala adalah dalam rangka mencapai tujuan lembaga.   Jika  budaya kolektif ada dalam lingkungan kerja, maka antar pegawai terbiasa untuk salingmenolong jika terdapat kesulitan,  mereka mudah  bekerja sama  dan peduli dengan pekerjaan  rekan kerjanya. Mereka akan menyadari bahwa  segala rangkaian pekerjaan  pegawai adalah sebuah proses yang  saling terkait. Seringkali output kerja dari seorang pegawai akan menjadi input bagi pegawai lainnya.


Sebaliknya, budaya individualis menurut Lutfi kurang tepat jika diterapkan dalam lembaga pemerintah seperti Balai Diklat. Budaya yang ditandai dengan perilaku pegawai yang mengutamakan kepentingan pribadi tersebut sangat tidak relevan dengan  cara kerja  dalam Balai Diklat yang selalu melibatkan tim dalam menangani sebuah kediklatan. Model kerja tim menurutnya menuntut kerja sama yang erat antar pegawai. Maka ia berharap agar budaya individualis dapat terkikis dalam lingkungan kerja dan berganti dengan budaya kolektif. (AF).