Berita


Redaktur Web
2019-03-01 05:46:11

BDKSURABAYA – Menteri Agama RI, Lukman Hakim  Saifudin mengajak kepada seluruh peserta diklat untuk berbaik sangka  dan berpikir positif.  Ajakan tersebut disampaikan ketika memberikan pembinaan kepada  210 peserta diklat yang berasal dari 38 Kab dan Kota se-Jawa Timur, di Balai Diklat Keagamaan Surabaya (01/03/2019).




Menurutnya, Allah S.WT. selalu menakdirkan sesuatu berpasangan, Tidak ada yang tidak berpasangan dan tiada yang tunggal. ada pagi, ada sore, siang- malam, hitam-putih, , termasuk positif dan negatif. “Jika kita melihat sisi negatifnya saja, maka yakinlah di balik itu ada yang positif. Saya ingin mengjaak kita untuk mmemandang dari sesuatu yg positif. Mari kita mengembangkan untuk berbaik sangka,” ujar Menag.




Menurutnya, kecenderungan manusia untuk melihat sesuatu dari sisi negatifnya, maka hal tersebut justeru akan membuat sedih, karena perasaan hidup di dunia  hanya ada dua, yaitu sesuatu yang membahagiakan dan sesuatu yang menyedihkan. Maka ia setuju dengan filosofi orang Jawa yang mengedepankan rasa syukur, meskipun mereka sedang celaka atau ditimpa kesusahan.




Terkait dengan konsep keteladanan yang ditanyakan peserta diklat, Menag menyampaikan bahwa keteladanan tersebut perlu dimulai dari diri sendiri. Dengan demikian kebaikan akan menyebar ke mana-mana karena setiap pribadi akan menjadi teladan. Jika seseorang hanya bersifat menuntut, maka keteladanan tak akan muncul, karena jika semua menutut, maka tidak ada seorang pun yang mendapatkan, namun jika semua memberi, maka banyak orang yang akan mendapatkannya.Pembinaan yang berlangsung sekitar 30 menit tersebut mendapatkan sambutan yang luar biasa dari peserta diklat. Usai sambutan, peserta berebut untuk foto bersama Menag, bahkan rela berdempetan  untuk selfi bersama menterinya. (AF)