Berita


PBSDP
2017-11-14 12:09:39
MEMIMPIN DENGAN KEPEMIMPINAN YANG DEMOKRATIS

BDKSURABAYA.kemenag.go.id – Sosok yang humanis, peduli dan komunikatif, itulah yang menjadi ciri khas Kepala Balai Diklat Keagamaan Surabaya, Muchammad Toha. Pengalaman memimpin selama 3 tahun lebih di Balai Diklat Keagamaan Surabaya membuatnya semakin memahami bagaimana memimpin sebah lembaga pendidikan dengan anggota yang begitu beragam.



Keragaman di dalam sebuah lembaga  baginya adalah hal yang wajar. Keragaman baginya bukanlah sebuah ancaman atau potensi untuk munculnya konflik, namun menjadi sebuah sumbserdaya yang bermanfaat bagi organiasasi. Yang lebih penting baginya adalah bagaimna mengelola keragaman tersebut menjadi sebuah kekuatan  agar organisasi bisa maju dan  berkembang.



Dalam prkatik kepemimpinannya, ia lebih cenderung menerapkan gaya demokratis. Dalam banyak hal, terutama ketilka masalah yang dihadapi berkaitan dengan beberapa pihak, maka ia mengajak duduk bersama dan bermusyawarah (rapat)  untuk memecahkan masalah tersebuut. Selanjutnya hasil dari rapat tersebut menjadi keputusan akhir yang perlu diaati bersama.



Mekanisme dukungan positif dari seorang pemimpin terhadap bawahan pun juga ia lakukan. Beberapa pekerjaan yang bersifat teknis yang diselesaikan bawahan seringkali mendapat dukungan positif  darinya, sehingga “kehadiran pemimpin” benar-benar dirasakan bawahan.  Ia menyambut baik saran dari bawahan asalakan saran tersebut berdampak pada kemajuan lembaga. (AF).