Berita


PBSDP
2017-11-10 13:28:16
KEPALA BDK: SUPERVISI MANAJERIAL DAN AKADEMIK HARUS DIKUASAI SEORANG PENGAWAS

BDKSURABAYA.kemenag.go.id – Supervisi bagi seorang pengawas adalah menjadi kpmtensi mendasar yang harus dimiliki. Pengawas perlu memahami bagaimana melakukan supervisi yang  benar sehingga hasilnya akan memperbaiki kinerja kepala madrasah dan guru.  Dua jenis supervisi yang harus dikuasai oleh seorang pengawas adalah supervisi manajerial dan akademik. Supervisi manajerial ditujukan untuk kepala madrasah sedangklan supervisi akademik untuk para guru madrasah. Demikian penjelsan Kepala Balai Diklat Keagamaan Surabaya, Muchammad Toha. “Supervisi manajerial dan akademik harus dikuasai seorang pengawas,” ujarnya (10/11/2017).



Menurutnya, idealnya seorang pengawas mempunyai kemampuan yang lebih dibanding kepala madrasah dan guru-gurunya. Kehadiran pengawas di madrasah seharysnya menjadi pemecah masalah yang dihadapi oleh kepala madrasah dan para guru, bukan sebaliknya, menjadi sosok yang menimbulkan masalah. Pola pikir tentang profesi pengawas saat ini sangatlah berbeda dengan jaman dulu. Jika jaman dulu kehadiran seorang pengawas akan sangat ditakuti oleh kepala madrasah dan guru. Namun saat ini pengawas menjadi sosok yang dirindukan karena kehadirannya akan memberi pencerahan bagi kepala madrasah dan guru.



Oleh karena itu, menurut kepala BDK,  sebelum menjadi seorang pengawas, calon pengawas perlu diberikan pelatihan agar ketika telah menjabat sebagai pengawas ia mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Pengawas perlu memahami kompetensi sebagai kepala madrasah dan sebagai guru karena kedua jenis profesi tersebut yang akan disupervisi ketika berkunjunhg ke madrasah. Tanpa memahaminya, supervisi yang dilakukan hanya akan menjadi ajang pengawas untuk menimba ilmu kepada guru dan kepala madarsah karena  pengawas ternyata lebih tidak mengerti dibanding  kepala madrasah dan guru-gurunya. (AF).