Berita


Redaktur Web
2018-07-05 12:42:29
 DIKLAT DI WILAYAH KERJA AKAN DIIKUTI OLEH 280 ASN

BDKSURABAYA – Diklat di Wilayah Kerja (DDWK)  akan diselenggarakan oleh Balai Diklat Keagamaan Surabaya  di 8 daerah, yaitu di Kab. Banyuwangi, Blitar, Sampang, Kediri, Ngawi, Malang, Ponorogo dan Kab. Mojokerto. Diklat tersebut terdiri dari  DDWK Revolusi Mental (Kab. Banyuwangi dan Blitar), Penyusunan RPP bagi Guru MTs (Sampang, Kediri dan Ngawi) dan Diklat Penyuluh Agama Non PNS (Malang, Ponorogo dan Mojokerto). Diklat tersebut direncanakan akan dilaksanakan di Kankemenag Kab. Setempat. (05/07/2018).





Ketiga jenis diklat yang akan dilaksanakan secara serentak pada tanggal 9 Juli 2018 tersebut akan berlangsung selama 5 hari untuk Diklat Revolusi Mental, sedangkan Diklat Penyusunan RPP bagi Guru MTs dan Diklat Penyuluh Agama Non PNS akan berlangsung selama 6 hari.





Pada tiap daerah akan melaksanakan satu angkatan diklat dengan jumlah peserta 35 orang. Peserta yang ditunjuk adalah Aparatur Sipil Negara (ASN)  yang memenuhi persyaratan sesuai dengan jenis diklat yang diikuti dan belum pernah mengikuti diklat sejak 2014, kecuali diklat prajabatan dan diklat pembentukan jabatan. Mereka akan didaftarkan oleh Admin Unit Kemenag  melalui aplikasi SIMDiklat.





Selama diklat, peserta akan mengikuti proses pembelajaran dengan pendekatan andragogi melalui metode ceramah, diskusi, role playing, studi kasus, penugasan dan tanya jawab. Sedangkan materi yang dijarkan terdiri dari materi dasar, inti dan penunjang, sesuai dengan diklatnya.





Ke-8 angkatan diklat tersebut direncanakan akan dibuka oleh Kepala Kankemenag setempat dan ditangani oleh panitia penyelenggara dari Balai Diklat Keagamaan Surabaya serta ASN pada Kankemenag.(AF).