Berita


PBSDP
2017-09-25 01:23:57
LIMA ANGKATAN DIKLAT PRAJABATAN DIBUKA OLEH KABAG TU

BDKSURABAYA. Kemenag. go. id – Lima angkatan (angkatan ke-1 s.d. 5) Diklat Prajabatan Tenaga Honorer  K1/K2 Golongan I, II dan III yang diselenggarakan di Balai Diklat Kegaamaan Surabaya dibuka oleh  Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemnterian Agama (Kemenag) Provinsi Jawa Timur, Amin Mahfud (25/09/2017).





Dalam sambutannya, ia  berharap agar seluruh peserta melanjutkan pengabdian yang telah diukir di tempat kerjanya selama ini, bahkan  semangatnya harus lebih baik lagi. “Pengabdian bapak ibu sekalian ditunggu masyarakat, jika bapak ibu menjadi PNS, semangatnya harus lebih baik lagi,” ujar Kabag TU.





Selanjutnya ia berpesan  agar ketika menjadi PNS di Kemenag  minimal perlu mempunyai 4 kriteria, yaitu pertama, PNS Kemenag harus cerdas. Menurutnya indikator cerdas tersebut adalah jika masyarakat  telah merasa puas. Pelayanan tersebut perlu disertai dengan  keihlasan dalam menjalankan tugas. Menurutnya ASN Kemenag haruslah luar biasa karena menyandang  nama agama. Kedua, ASN Kemenag harus baik. Menurut Kabag TU antara cerdas dan baik haruslah seiring  agar  bisa membawa kesuksesan. Ketiga,  ASN kemenag harus kuat dan tangguh karena tuntutan masyarakat saat ini semakin tinggi. Masyarakat sekarang semakin pintar dan beragam sehingga  perlu ketangguhan dalam menghadapi  permintaan masyarakat. Keempat, ASN Kemenag harus peduli (care) kepada masyarakat,  teman sekerja  dan lembaga.  Maka ASN tidak justeru menambah persoalan di lembaga.





Pesan dari  Kabag TU tersebut sejalan dengan sambutan Kepala Balai Diklat Keagamaan Surabaya, Muchammad Toha yang menerangkan bahwa  peserta terpilih untuk sama-sama membangun dan membesarkan Kemenag, sehingga Kemenag semakin hari kian bertambah baik. “Jangan berpikir dan bertindak yang kontra terhadap negara,” tegas Toha.





Upacara pembukaan  yang diikuti oleh peserta dengan total sebanyak 193 orang (183 dari BDK Surabaya dan 10 orang dari BDK Denpasar) tersebut  dihadiri oleh pejabat Balai Diklat Keagamaan Surabaya, widyaiswara dan panitia penyelenggara. Direncakanan kegiatan tersebut akan berakhir pada 1 Oktober mendatang. (AF).