Berita


PBSDP
2017-10-13 14:29:35
GURU PAI DIHARAPKAN MAMPU JELASKAN  PENDIDIKAN AGAMA PADA ANAK DIDIK DENGAN BENAR

BDKSURABAYA.kemenag.go.id -  Diklat Teknis Substantif Peningkatan Kompetensi Publikasi  Ilmiah  bagi Guru  Madrasah Aliyah dan Diklat Teknis Fungsional Peningkatan Kompetensi  Guru PAI Tingkat Menengah  yang diselenggarakan di  Balai Diklat Keagamaan Surabaya sejak 4 Oktober lalu ditutup oleh Kepala Balai Diklat Keagamaan Surabaya, Muchammad Toha (13/10/2017).



Pada sambutannya  Toha menjelaskan bahwa  sebagai guru  yang mengajarakan pendidikan agama Islam di sekolah diharapkan mampu menjelaskan pendidikan agama kepada anak didik dengan benar. Penjelasan  pemahaman agama kepada anak didik jangan sampai  menekankan kepada perbedaan (masalah khilafiyah) yang ada namun pada persamaan yang  membawa persatuan dan kesatuan umat. Islam adalah rahmatal lil ‘alamin,  sehingga keragaman yang ada di  Indonesia  dalam praktik beragama adalah rahmat. Ia menguraikan bahwa jangan sampai guru PAI justeru membentur-benturkan perbedaaan yang ada yang pada akhirnya berakibat buruk bagi anak didik.



Sedangkan kepada peserta Diklat Publikasi Ilmiah, Toha berpesan agar  guru madrasah mampu membuat karya ilmiah yang dapat dipublikasikan.  Syeikh Abdul Hamid Al Ghozali menurutnya terkenal hingga kini karena tulisannya . Demikian juga Mpu Tantular yang  menciptakan semboyan negara kita Bhinneka Tunggal Ika, ia dikenal juga karena tulisannya. Maka guru perlu membiasaan diri untuk menulis. Melalui tulisan seseorang akan dikenal dan melalui tulisan juga seseorang bisa merubah masyarakat menjadi lebih baik.



Prosesi upacara penutuapan sebagai  tanda berakhirnya diklat tersebut  dhadiri oleh pejabat, panitia penyelenggara, koordinator widyaiswara dan seluruh peserta.(AF).