Berita


PBSDP
2017-06-05 13:57:28
KAKANWIL BUKA DIKLAT PENYULUH  AGAMA NON PNS

BDKSURABAYA.kemenag.go.id -  Sejumlah 105 penyuluh Agama Islam Non PNS yang berasal dari Kab. dan kota se- Jawa Timur mengikuti  diklat di Balai Diklat Keagamaan Surabaya . Kegiatan yang akan berlangsung selama 7 hari tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Kanwil (Kakanwil) Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Syamsul Bahri (05/06/2017).



Dalam sambutannya  ia menjelaskan bahwa  jika penyuluh ingin mendapatkan gelar” kuntum khoiru ummah’ maka harus mengadakan gerakan amar makruf nahi munkar, seperti yang dicontohkan Nabi, suhadak dan para pejuang Islam pada jaman Nabi dan setelahnya.



Ia menjelaskan bahwa dalam berdakwah,  jangnlah hanya melihat hasil namun yang terpenting adalah berusaha karena berjuang adalah wajib. Menurutnya, yang menjadi nilai ibadah adalah perjuangannya, bukan hasilnya. Para penyuluh diwajibkan untuk berusaha yaitu, mengantarkan masyarakat agar taat kepada Allah dengan cara-cara yang simpatik. “Berilah pendidikan yang baik,” ujar Kakanwil.



Menurutnya Allah S.W.T. akan melihat apa yang dilakukan hambaNya dalam perjuangan, bukan hasilnya.  Ia mencontohkan perjuangan dan akhlak Rasulullah yang tak berhenti untuk memberikan contoh kebaikan kepada umatnya meskipun banyak hambatan, bahkan dari keluarganya sendiri seperti Abu Lahab dan Abu Jahal. Baginya tugas penyuluh adalah hanya menyampaikan sedangkan hidayah adalah urusan Allah S.W.T.



Peserta diklat yang akan  diasramakan di Balai Diklat keagamaan Surabaya tersebut akan menjalani proses pembelajaran dengan pendekatan andragogi. Mereka akan diajar oleh narasumber yang kompeten  di bidangnya, baik yang berasal dari Balai Diklat Keagamaan Surabaya maupun Kanwil Kemenag Proviinsi Jawa Timur. (AF).